TRIBUNJUALBELI.COM – Tahukah kamu jahe merupakan salah satu tanaman herbal dengan segudang manfaat untuk tubuh.
Salah satunya, jahe dapat mengatasi gangguan pencernaan serta dapat meredakan nyeri, menstruasi, otot, dan sendi.
Namun, tidak semua orang boleh mengonsumsi jahe, karena bisa berdampak buruk juga bagi kesehatan.
Baca Juga: Jangan Asal Minum, Ternyata Rebusan Jahe, Kunyit dan Serai Punya Efek Samping
Jahe biasanya paling nikmat jika dibuat menjadi wedang jahe, gunanya untuj menghangatkan badan ketika cuaca sedang dingin atau hujan.
Namun, ada sejumlah kelompok orang yang tidak disarankan mengonsumsi jahe karena jika dikonsumsi dapat berdampak buruk bagi kesehatan tubuh.
Lantas, siapa sajakah kelompok orang tersebut? Simak informasinya berikut ini yuk Sobat!
Kelompok Orang yang Tak Boleh Konsumsi Jahe
Dihimpun dari berbagai sumber, berikut enam kelompok orang yang sebaiknya tidak mengonsumsi jahe:
1. Penderita hemofilia
Dilansir dari WellandGood, sebaiknya hindari konsumsi jahe bagi seseorang yang menderita hemofilia atau kondisi darah tidak bisa membeku dengan baik.
Hal itu karena jahe memiliki sifat antikoagulan atau pengencer darah, sehingga dapat meningkatkan risiko pendarahan.
2. Ibu hamil sebelum melahirkan
Dikutip dari WebMD, ibu hamil menjelang tanggal persalinan, sebaiknya tidak mengonsumsi jahe.
Hal tersebut dikarenakan jahe dapat meningkatkan kemungkinan risiko pendarahan, terutama saat melahirkan.
3. Seseorang yang akan menjalani operasi
Bagi seseorang yang akan menjalani operasi atau pembedahan, sebaiknya tidak mengonsumsi jahe.
Sebab konsumsi jahe dapat memperlambat pembekuan darah yang kemudian mengalami pendarahan.
Sebaiknya, hentikan penggunaan jahe setidaknya dua minggu sebelum jadwal operasi.
4. Seseorang yang mengonsumsi obat pengencer darah
Diketahui, jahe dapat memperlambat pembekuan darah.
Sehingga sebaiknya tidak mengonsumsinya bersamaan dengan obat pengencer atau perlambat pembekuan darah.
Jika kombinasi tersebut dikonsumsi, dilansir dari MountSinai, maka seseorang bisa mengalami peningkatan risiko pendarahan.
5. Seseorang yang mengonsumsi obat diabetes
Bagi seseorang yang sedang meminum obat diabetes atau kencing manis, sebaiknya tidak mengonsumsi jahe.
Jahe dapat menurunkan gula darah yang membuat terjadinya peningkatan risiko terjadinya hipoglikemia atau gula darah rendah.
6. Seseorang yang mengonsumsi obat hipertensi
Untuk seseorang yang tengah rutin minum minum obat hipertensi atau penurun tekanan darah, maka sebaiknya tidak mengonsumsi jahe.
Diketahui, jahe dapat memicu terjadinya penurunan tekanan darah seseorang.
Sehingga dapat meningkatkan risiko tekanan darah rendah atau detak jantung tidak teratur.
Nah itu dia, merupakan deretan orang yang tidak disarankan untuk mengonsumsi jahe. (*)
(Pramanuhara/TribunJualbeli.com)