0

Vagina Terasa Kering dan Gatal? Waspada Penyakit, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Penulis: Pramanuhara OktalineEdisiwi
Vagina Terasa Kering dan Gatal? Waspada Penyakit, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

TRIBUNJUALBELI.COM – Vagina dan vulva di bagian bibir vagina, bisa saja terasa kering dan gatal.

Keadaan tersebut dapat menyebabkan rasa tidak nyaman dan membuatmu ingin menggaruknya terus-menerus.

Namun ternyata, terdapat beberapa masalah kesehatan yang ternyata dapat membuat vagina kering dan gatal.

Baca Juga: Penyebab Bau Vagina dan Artinya Bagi Kesehatan Reproduksi Wanita

Gatal pada kemaluan sebenarnya adalah kondisi yang umum terjadi dan sering kali tidak membahayakan.

Kondisi ini memang membuat pengidapnya tidak nyaman.

Namun, biasanya sifatnya ringan dan bisa membaik dengan sendirinya dalam periode waktu beberapa hari. 

Cek Harga Waxing Bulu Vagina BPOM Kondang Hair Removal Spray - Kotamobagu

Namun demikian, kamu perlu mengetahui penyebab dan penanganan untuk mengatasi vagina yang terasa kering dan gatal tersebut.

Penyebab Vagina Terasa Kering dan Gatal

1. Iritasi

Vagina adalah salah satu area tubuh yang sangat sensitif dan mudah iritasi.

Pasalnya, bagian ini lembap dan mudah berkeringat. 

Biasanya, iritasi kulit vagina disebabkan penggunaan sabun mandi, sabun vagina, dan berbagai bahan iritan lainnya.

Jika dibiarkan, kulit vagina akan terus mengering bahkan bisa terluka. 

Beli Disini Perontok Bulu Ketiak Dan Kemaluan Ampuh Kondang Hair Removal Spray

Umumnya, iritasi akan hilang dengan sendirinya ketika vagina sudah tidak terpapar zat pemicu iritasi. Jika iritasi terus berlanjut, jangan tunda berkonsultasi dengan dokter kulit.

2. Infeksi jamur

Penyebab vagina gatal lainnya adalah infeksi jamur atau kandidiasis vagina.

Kondisi ini lebih sering terjadi pada wanita yang sedang hamil, mengonsumsi antibiotik, aktif berhubungan seksual, atau wanita dengan daya tahan tubuh yang lemah.

Selain menimbulkan rasa gatal di vagina, kondisi ini juga dapat disertai keluhan lain, seperti keputihan dan vagina terasa perih.

Cek Harga Perontok Bulu Vagina Cepat Kondang Hair Removal Spray - Mahakam Ulu

3. Kutu kemaluan

Kutu kelamin atau Pediculosis pubis atau sebutan lainnya adalah kutu kepiting juga bisa membuat kemaluan terasa gatal.

Hewan ini masuk dalam kelompok serangga parasit yang kerap dijumpai pada area kemaluan. 

Ketika kutu ini menyerang area kemaluan, seseorang akan merasakan gatal, mengalami iritasi, dan muncul benjolan berwarna kemerahan pada area kelamin.

Tak hanya kutu, gatal pada kemaluan juga dapat terjadi karena tungau yang bersembunyi dan bertelur pada bagian bawah kulit yang mengakibatkan kudis. 

4. Penyakit menular seksual

Vagina gatal merupakan salah satu gejala dari penyakit menular seksual, seperti herpes, klamidia, trikomoniasis, dan gonore.

Kondisi ini lebih berisiko terjadi pada orang yang sering berganti pasangan seksual dan tidak menggunakan kondom saat berhubungan intim.

Beli Disini Giv White Hijab Sabun Mandi Saffron & Niacinamide 400 ml x 3 pcs

Selain rasa gatal, PMS juga bisa menimbulkan gejala lain pada wanita, misalnya nyeri atau perih di vagina, nyeri saat berhubungan intim, serta keputihan dengan bau yang tidak sedap.

5. Stress

Stres fisik dan emosional dapat menyebabkan vagina gatal.

Hal ini dikarenakan saat mengalami stres, sistem kekebalan tubuh akan menurun dan membuat vagina mudah terserang infeksi, seperti infeksi bakteri atau jamur.

Mengatasi Vagina yang Terasa Kering dan Gatal

1. Mengaplikasikan pelembab untuk vagina

Mengaplikasikan pelembap pada vagina dapat mengatasi vagina yang kering dan gatal.

Pelembap yang digunakan adalah pelembap yang dibuat khusus untuk vagina dan perlu diaplikasikan selama beberapa minggu di malam hari sebelum tidur.

Cek Harga Hair Removal Vagina Selamanya Kondang Hair Removal Spray - Maluku Barat Daya

2. Terapi esterogen

Terapi estrogen dapat untuk menggantikan hormon estrogen yang tidak dapat diproduksi oleh tubuh.

Namun, terapi estrogen tidak disarankan jika kamu mengidap kanker payudara, memiliki riwayat kanker endometrium, mengalami pendarahan pada vagina, dan sedang hamil atau menyusui.

3. Menjaga kebersihan

Sebaiknya kamu menghindari menggunakan pembersih semprot, terlebih produk yang mengandung pewangi.

Selain itu, hindari pula vaginal douche karena bisa mengganggu keseimbangan cairan vagina. 

4. Membersihkan vagina dengan benar

Bersihkan vagina dengan mengusap secara lembut untuk menghindari luka gesekan. 

Usap secara satu arah dari depan ke belakang.

Selain itu, bersihkan juga area vulva setiap harinya dengan memakai sabun ringan tanpa pewangi.

Pastikan pula vagina tetap kering dan gantilah pembalut sesering mungkin ketika menstruasi. 

5. Menjaga berat badan

Berat badan berlebih dapat mengakibatkan sirkulasi udara pada area sekitar vagina berkurang.

Vaginitis (penyakit pada vagina) lebih sering terjadi pada pengidap obesitas. 

Kamu bisa mencegahnya dengan memenuhi asupan gizi harian tubuh dan rutin berolahraga. 

Nah itu dia merupakan beberapa penyebab dan cara mengatasi vagina yang terasa kering dan gatal. (*)

(Pramanuhara/TribunJualbeli.com)