0

4 Jenis Obat Ini bisa Ganggu Kesuburan Pria karena Pengaruhi Kinerja Hormon

Penulis: Lilyana Siradj
4 Jenis Obat Ini bisa Ganggu Kesuburan Pria karena Pengaruhi Kinerja Hormon

TRIBUNJUALBELI.COM - Empat jenis obat ini bisa ganggu kesuburan pria karena pengaruhi kinerja hormon.

Mengkonsumsi beberapa jenis obat nyatanya memang bisa memengaruhi kinerja hormon reproduksi.

Pada pria, hal ini akan menyebabkan gangguan pada produksi sperma.

Seorang pria dikatakan subur saat produksi sperma memiliki kuantitas dan kualitas yang memenuhi standar.

Efek samping obat yang bisa ganggu kesuburan pria ini, bahkan ada yang bersifat permanen. Namun, ada juga yang bersifat sementara hingga pemakaiannya dihentikan.

Karena itu, kamu tidak bisa sembarangan dalam mengkonsumsi obat-obatan.

Jenis obat tersebut beragam mulai dari antidepresan hingga opioid.

Berikut 4 jenis obat yang bisa ganggu kesuburan pria, merangkum dari Kompas.com.

Alpha blocker

Alpha blocker digunakan untuk mengobati gangguan saluran kemih yang disebabkan oleh pembesaran prostat.

Ada beberapa jenis obat ini, dan semuanya mempengaruhi kesuburan pria dengan cara yang berbeda.

Namun dari beberapa jenis alpha blocker, silodosin dan tamsulosin dapat menyebabkan penurunan tajam volume ejakulasi, atau dapat menghambat ejakulasi sepenuhnya.

Antidepresan

Beberapa orang mungkin miliki resep obat antidepresan dari dokter, tetapi jika kamu berencana memiliki momongan, sebaiknya pertimbangankan konsumsi antidepresan.

Selective serotonin reuptake inhibitor atau SSRI, adalah obat yang paling umum diresepkan untuk mengobati depresi dan kecemasan.

Sayangnya, obat-obatan tersebut bisa menyebabkan disfungsi seksual, terutama memperlambat ejakulasi.

Obat kemoterapi

Sebagian besar obat kemoterapi yang digunakan untuk mengobati kanker dapat menurunkan atau menghentikan produksi sperma secara signifikan.

Meskipun begitu, jenis kemoterapi dan durasi pengobatan yang dilakukan akan berpengaruh.

Umumnya, produksi sperma akan membaik dalam waktu dua tahun.

Opioid

Opioid masuk ke dalam jenis narkotika yang digunakan untuk mengurangi rasa sakit.

Jika digunakan jangka panjang, opioid bisa mengganggu sinyal yang mengontrol produksi testosteron, yang dapat menyebabkan rendahnya testosteron serta menurunkan kuantitas dan kualitas sperma.

Memahami jenis obat yang mengganggu kesuburan pria di atas sangatlah penting, khususnya ketika kamu dan pasangan berencana untuk melakukan program kehamilan.

Meskipun begitu, kamu diimbau untuk tidak menghentikan pengobatan tanpa arahan dari dokter dan berkonsultasi untuk mendapatkan alternatif obat atau dosis yang berbeda sehingga tidak berpengaruh pada kesuburan.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul 4 Jenis Obat yang Mengganggu Kesuburan Pria