0

Orang Tua Wajib Tahu, Kenali Ciri-Ciri Anak yang Jadi Korban Bullying

Penulis: Pramanuhara OktalineEdisiwi
Orang Tua Wajib Tahu, Kenali Ciri-Ciri Anak yang Jadi Korban Bullying

TRIBUNJUALBELI.COM – Kasus perundungan atau sering dikenal dengan bullying kerap terjadi belakangan ini di lingkungan sekolah.

Masalah ini merupakan sebuah masalah yang riskan dialami oleh anak-anak sampai usia remaja.

Lantas, sebagai orang tua perlu memahami perilaku anak dan memahami ciri-ciri apakah anak menjadi korban bullying atau tidak.

Baca Juga: Moms Harus Tahu, Begini Cara Melindungi Anak Agar Tak Jadi Koban Bullying

Terkadang, korban bullying tidak ingin mengadu atau menceritakan tindakan perundungan yang dialaminya.

Mereka cenderung merasakan rasa sakit dan sedihnya sendiri.

Penting bagi orangtua, teman, guru atau masyarakat secara umum untuk memahami ciri-ciri korban bullying agar kita bisa membantu mereka dan menghukum pelakunya.

Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini merupakan ciri-ciri yang perlu dipahami jika anak menjadi korban bullying.

Cek Harga Panti Rehabilitas Jiwa Dan Mental Indonesia Program Perawatan Terbaik Termasuk Korban Bully

Ciri-Ciri Anak Jadi Korban Bullying

1. Jarang Bergaul dengan Teman

Jika ada tanda-tanda persahabatan mulai putus atau anak jadi jarang bermain dengan teman-teman sebayanya, hal itu dapat menjadi indikasi bahwa anak telah mengalami perundungan.

Kemudian tanyakan pada mereka bagaimana hubungannya dengan teman-temannya itu.

Bila si anak tidak merasa nyaman membicarakan teman-temannya, mungkin ada yang tidak beres dalam pergaulan sang anak.

2. Tidak Melakukan Hobi Lagi

Tanda anak jadi korban bullying yang pertama adalah tidak lagi melakukan hobi atau kesenangannya.

Apabila anak-anak kehilangan minat pada hobi atau makanannya, coba orang tua memperhatikan mereka.

Orang tua juga bisa mencoba mengajak anak komunikasi tentang apa yang tengah dialaminya.

Beli Disini Poster Stop Bullying dan Perundungan BK Untuk SD, SMP, SMA, SMK, dll

3. Sering Mengeluh Sakit Kepala atau Perut

Tanda anak jadi korban bullying yang kedua adalah menjadi sering mengalami sakit kepala atau perut, hal ini akibat dari stres yang dialami oleh anak.

Perlu diketahui, stres bisa menyebabkan sakit secara fisik seperti sakit kepala atau sakit perut.

Saat anak-anak diperlakukan buruk bisa juga mereka terkadang akan berpura-pura sakit, tujuannya adalah untuk menghindari situasi di mana kemungkinan akan ditindas.

Cek Harga Tempat Rehabilitasi Mental Termasuk Korban Bully

4. Suasana Hati Mudah Berubah

Melansir dari Verywell Family, jika akan menjadi korban bully akan mengalami perubahan suasana hati yang mencolok.

Anak akan cenderung terlihat cemas, cemberut, dan bahkan akan menghindari bersosialisasi dengan orang lain.

Selain itu, anak juga mungkin akan tampak sedih, murung, menangis, atau depresi, terutama setelah pulang sekolah maupun bertemu teman-temannya.

5. Terdapat Luka di Tubuh

Pakaian dan barang-barang yang hilang atau rusak, serta ada luka di tubuh, dapat menjadi ciri-ciri anak korban bully.

Biasanya, ketika ditanya terkait kondisi ini, anak-anak akan berusaha untuk menutupinya dan menganggap tidak ada masalah apapun.

Orangtua dapat memberikan pertanyaan yang lebih tertuju pada apa yang dialami anak, sehingga anak mau menjawabnya.

6. Penurunan Prestasi di Sekolah

Anak-anak yang menjadi korban bullying seringkali merasa kesulitan fokus dalam belajar.

Hal itu berdampak pula pada prestasinya di sekolah.

Beli Disini Poster Stop Bullying Islami Poster Edukasi

Selain itu, minat untuk pergi ke sekolah pada anak juga cenderung menurun.

Biasanya kondisi tersebut disebabkan oleh stres atau perasaan ketakutan bertemu dengan teman yang menurundungnya.

7. Merasa Buruk tentang Diri Sendiri

Tanda anak jadi korban bullying selanjutnya adalah merasa buruk tentang dirinya sendiri.

Sadar atau tidak, tindakan bullying mampu menurunkan harga diri seseorang.

Apabila sesekali anak menjadi korban bullying, mereka akan menginternalisasi itu dan berpikir bahwa ada yang salah pada dirinya.

8. Menonaktifkan Media Sosial

Tanda anak jadi korban bullying berikutnya adalah media sosial mereka menjadi tidak aktif.

Perubahan drastis dalam penggunaan teknologi khususnya media sosial dapat menjadi satu pertanda anak tengah tidak nyaman.

Bisa jadi Ia sedang terganggu oleh sesuatu hal,orang tua perlu waspada apabila anak menjadi terlihat marah, gugup hingga frustasi setelah mereka bermain ponsel.

Cek Harga Panti Rehabilitasi Jiwa dan Kesehatan Mental Terbaik Untuk Terapi Pasien Termasuk Korban Bully

Nah itu dia merupakan ciri-ciri anak bisa jadi sedang mengalami bullying di lingkungan pertemanan atau belajarnya.

Sebagai orang tua bisa lebih memperhatikan perilaku anak, jika terjadi kejanggalan lebih baik segera mencari tahu dan memastikan alasan di balik kondisi tersebut. (*)

(Pramanuhara/TribunJualbeli.com)