0

3 Kondisi Ini akan Terjadi pada Tubuh saat Makan Mie Instan

Penulis: Lilyana Siradj
3 Kondisi Ini akan Terjadi pada Tubuh saat Makan Mie Instan

TRIBUNJUALBELI.COM - Tiga kondisi ini akan terjadi pada tubuh saat makan mie instan.

Sudah banyak informasi soal bahaya mengkonsumsi mie instan terlalu sering.

Namun, bukan hanya karena terlalu sering, pasalnya tubuh akan merasakan dampak langsung saat makan mie instan.

Dikutip dari News18 (7/12/2017), ahli gastroeneterologi Rumah Sakit Massachusetts, Amerika Serikat (AS) Braden Kuo melakukan penelitian dengan menggunakan kamera pil pada subyek yang diminta mengonsumsi mie instan dan mie instan segar buatan sendiri setiap dua hari sekali selama penelitian.

Kuo menemukan beberapa dampak pada tubuh saat kita makan mie instan.

Berikut yang terjadi:

1. Perut bekerja eksta

Dalam penelitian tersebut didapatkan, mie ramen buatan sendiri langsung dicerna dalam satu hingga dua jam, namun mie instan tidak pecah atau masih utuh dalam rentang waktu itu.

Mie instan tersebut tidak tercerna di perut bahkan beberapa jam setelah dikonsumsi.

Lebih mengejutkannya lagi, ditemukan fakta bahwa perut mencoba bergerak maju mundur untuk mencerna atau memecah mi instan itu.

Dalam artian, perut bekerja lebih ekstra ketika harus mencerna mie instan, Perkiraan Kuo, hal itu terjadi karena bahan pengawet yang terkandung dalam mi instan.

“Pada dua dan empat jam, ukuran mie instan jauh lebih besar dan masih berbentuk utuh dibanding mi ramen buatan sendiri,” jelas Braden Kuo.

2. Organ tubuh jadi lebih lemah 

Menurut FDA, bahan pengawet utama pada mie instan adalah Tertiary-butyl hydroquinone (TBHQ) yang dapat menyebabkan penyakit, melemahkan organ tubuh jika dikonsumsi secara rutin dalam jangka waktu lama, serta meningkatkan risiko tumor dan kanker.

Diketahui, TBHQ tersebut ternyata juga digunakan dalam parfum.

3. Tubuh terpapar banyak bahan kimia

Selain TBHQ, Propylene glycol juga digunakan pada mie instan untuk menjaga teksturnya tetap terjaga meski dimasak dengan air panas.

Bahan tambahan ini juga digunakan dalam produk tembakau.

Selain itu, kebanyakan mie instan atau mie dalam kemasan cup dibungkus dalam kemasan yang mengandung Bisphenol A (BPA).

Bahan ini akan masuk ke tubuh Anda saat mie instan di dalam cup diseduh dengan air panas.

Ketika dikonsumsi terlalu sering, BPA dapat merusak metabolisme Anda.

Selain bahan kimia sintetis tersebut, natrium, sirup jagung, minyak sawit, dan Monosodium glutamat (MSG) adalah bahan lain di dalam mie instan yang memiliki efek samping tersendiri bagi tubuh.

Nutrisi yang terkandung dalam mie instan

Meski begitu, mi instan mengandung sejumlah nutrisi yang berguna bagi tubuh.

Dilansir dari Healthline, berikut sejumlah nutrisi mi instan dalam satu porsi:

Kalori: 188

Karbohidrat: 27 gram

Lemak total: tujuh gram

Lemak jenuh: tiga gram

Protein: empat gram

Serat: 0,9 gram

Natrium: 861 miligram

Niasin: 9 persen dari kebutuhan asupan harian

Tiamin: 43 persen dari kebutuhan asupan harian

Riboflavin: 7 persen dari kebutuhan asupan harian

Folat: 12 persen dari kebutuhan asupan harian

Mangan: 11 persen dari kebutuhan asupan harian

Zat besi: 10 persen dari kebutuhan asupan harian.

Ahli gizi mengingatkan, konsumsi mi instan dalam batas wajar tak akan mencederai tubuh.

Namun, alangkah baiknya jika kamu mengimbanginya dengan makanan lain dengan nutrisi lebih banyak.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Ini yang Akan Terjadi pada Tubuh Saat Kita Makan Mi Instan