TRIBUNJUALBELI.COM – Setelah pandemi covid-19, Virus Nipah menjadi salah satu ancaman baru di dunia.
Saat ini, Virus Nipah membuat geger wilayah Kerala, India Selatan karena dua orang dikabarkan meninggal dunia akibat virus mematikan ini.
Lantas bagaimana sebenarnya penularan dari Virus Nipah, gejala, serta pencegahannya? Simak pembahasannya berikut ini.
Baca Juga: Waspada Jangan Sampai Tertular, Ini Ciri-Ciri Daging yang Terkontaminasi Bakteri Antraks
Virus Nipah merupakan jenis virus zoonosis yang dapat ditularkan dari hewan ke manusia.
Selain dapat ditularkan dari hewan ke manusia, virus ini juga menular antar-manusia.
Virus Nipah pertama kali diidentifikasi di Malaysia dan Singapura pada tahun 1998.
Cek Harga Obat Virus Hiv Aids Sudah Terbukti Ampuh Aman Tanpa Menimbulkan Efek Samping - Jakarta Barat
Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) mengumumkan ada bukti kuat yang menyebutkan bahwa munculnya infeksi virus ini disebabkan oleh kelelawar.
Untuk lebih lengkapnya, berikut ini penjelasan mengenai penularan, gejala, dan cara pencegahan adanya Virus Nipah ini untuk berjaga-jaga.
Penularan Virus Nipah
Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), secara umum virus Nipah ditularkan dari hewan seperti babi dan kelelawar buah.
Manusia bisa terkena atau tertular virus Nipah jika kontak langsung dengan hewan (termasuk zat ekskresi atau sekresi seperti urin, air liur, darah, atau sekresi pernapasan) yang terinfeksi virus Nipah.
Kemudian bisa juga tertular karena mengonsumsi daging mentah dari hewan yang terinfeksi atau produk makanan mentah yang telah terkontaminasi dengan cairan tubuh dari hewan terinfeksi virus Nipah.
Beli Disini Cacing Nipah Umpan Pancing Ikan Lele
Terakhir, penularan juga bisa terjadi jika melakukan kontak dengan orang yang terinfeksi atau cairannya (seperti droplet, urin, atau darah). Penularan dari manusia ke manusia umumnya terjadi pada keluarga atau tenaga kesehatan yang merawat pasien terinfeksi.
Gejala Virus Nipah
Kementerian Kesehatan RI dalam situsnya menjelaskan bahwa seseorang yang terinfeksi virus Nipah akan mengalami gejala yang bervariasi.
Mulai dari tanpa gejala (asimptomatis), infeksi saluran napas akut (ISPA) ringan atau berat hingga ensefalitis fatal.
Cek Harga Terlaris Obat HIV AIDS De Nature Kapsul Basmi Virus HIV Asli Herbal - Jakarta Pusat
1. Gejala awal
Secara umum, seseorang yang terinfeksi virus Nipah awalnya akan mengalami gejala seperti demam, sakit kepala, mialgia (nyeri otot), muntah, dan nyeri tenggorokan.
2. Diikuti pusing hingga penurunan kesadaran
Kemudian gejala lain juga dapat diikuti dengan pusing, mudah mengantuk, penurunan kesadaran dan tanda-tanda neurologis lain yang menunjukkan ensefalitis akut.
Beberapa orang pun dapat mengalami pneumonia atopik dan gangguan saluran pernapasan berat.
3. Pada kasus berat bisa menyebabkan kejang
Pada kasus yang berat, ensefalitis dan kejang akan muncul dan dapat berlanjut menjadi koma dalam 24-48 jam hingga kematian.
Biasanya, lama waktu seseorang dapat timbul gejala setelah terpapar virus Nipah sekitar 4-14 hari.
Akan tetapi, terdapat laporan masa inkubasi hingga 45 hari.
Beli Disini Cacing Nipah Grade A Ukuran 2 meter
Cara Mencegah Penularan Virus Nipah
1. Hindari kontak dengan kelelawar atau hewan ternak yang berisiko tertular Virus Nipah
2. Cuci bersih sayur dan buah sebelum dikonsumsi serta hindari konsumsi buah atau sayuran yang kotor dan tampak sudah tergigit oleh binatang.
3. Gunakan alat pelindung diri, seperti sarung tangan, sepatu boots, dan pelindung wajah, saat membersihkan kotoran atau urine hewan.
4. Selalu cuci tangan sebelum dan sesudah berinteraksi dengan hewan atau orang yang sedang sakit, terutama yang memiliki gejala infeksi Virus Nipah.
5. Hindari konsumsi daging kelelawar atau daging hewan ternak yang dimasak kurang matang.
Cek Harga VCare Beam Sterilizer UV C + Ozone (Bacteria, Virus, Germs Killer) - Jakarta Pusat
Nah itu dia merupakan pembahasan mengenai Virus Nipah yang sedang ramai di India, mulai dari penularan, pencegahan, hingga gejala tertular. (*)
(Pramanuhara/TribunJualbeli.com)