TRIBUNJUALBELI.COM - Teknologi membuat orang dengan mudah mengakses berbagai konten dari mana saja, termasuk melalui ponsel.
Namun ada hal-hal yang sebaiknya tidak kita buka melalui ponsel.
Salah satunya adalah pornografi. Mengapa?
Alasannya, mengakses konten dewasa lewat ponsel berisiko membuat perilaku dan kebiasaan kita lebih rentan terungkap ke dunia luar dibanding bila menggunakan PC.
Menurut perusahaan keamanan cyber, Wandera, sistem operasi di ponsel masih terbuka, sehingga apa yang Anda lihat dan lakukan lewat ponsel dengan mudah terekam oleh berbagai aplikasi pintar.
Anda tentu menyadari bahwa saat ini banyak sekali sistem yang memiliki kecerdasan untuk mengetahui kebiasaan seseorang.
Aplikasi ini sebagian besar memang bertujuan untuk memasarkan barang pada orang yang tepat.
Ia bekerja dengan cara mengumpulkan informasi tentang kebiasaan pengguna.
Misalnya, jika Anda suka melihat-lihat situs tentang sepatu, maka saat anda membuka website, iklan yang muncul untuk Anda adalah iklan sepatu, tepat seperti yang anda sukai.
Nah, jika iklan yang muncul adalah konten porno, orang jadi tahu kebiasaan Anda kan?
Di dunia ponsel, aplikasi-aplikasi cerdas itu lebih bebas berkeliaran. “Sistem operasi smartphone tidaklah seaman desktop.
Banyak sekali celah yang dengan mudah bisa dimasuki hacker,” menurut pernyataan Wandera.
Dalam penelitian terhadap industri porno, Wandera juga menemukan bahwa sekitar 40 dari 50 situs dewasa tidak aman dari malware atau aplikasi penyusup.
Artinya, malware tersebut bisa menginstal dirinya ke dalam ponsel lalu mengumpulkan informasi tentang kebiasaan dan identitas pemiliknya.
Peristiwa “memata-matai” lewat ponsel itu bukan barang baru.
Tahun lalu, situs dewasa Brazzers kebobolan informasi yang berisi data 800.000 penggunanya.
Nah, pertanyaannya, berapa banyak orang yang mengakses pornografi lewat ponsel? Apakah Anda termasuk diantaranya?
Jika Anda termasuk yang suka melihat pornografi lewat ponsel, sebaiknya kebiasaan itu dihentikan.
Karena bisa jadi segala informasi yang anda lakukan melalui ponsel itu bisa tersebar dan diketahui banyak orang.
Bisa Keras, Tapi Kok Penis Manusia Tak Ada Tulangnya Ya? Begini Penjelasannya
Bisa keras sih, tapi kenapa penis manusia nggak ada tulangnya?
Pertanyaan ini mungkin terkesan jorok dan nggak perlu.
Kenapa HAI harus mempertanyakannya? Dan kenapa kamu juga baca?
Sebelum kalian nyinyir nggak jelas, bagi ilmuwan, pertanyaan itu penting untuk dijawab.
Bukan apa-apa, itu karena ilmuwan menjumpai bahwa sejumlah spesies makhluk hidup memiliki penis bertulang.
Dengan memecahkannya, ilmuwan semakin paham soal evolusi manusia. (Tuh, kan, pertanyaan ini penting banget!)
Tulang penis - disebut bacculum - pada beberapa hewan adalah bagian sistem rangka yang unik karena nggak terhubung secara langsung dengan rangka lainnya. Dia mengambang di ujung penis.
Walrus merupakan salah satu hewan dengan tulang penis terpanjang, mencapai seperenam ukuran tubuhnya.
Sementara, lemur punya tulang penis berukuran seperempatpuluh panjang tubuh.
Dalam publikasinya di Proceedings of the Royal Society B pada 14 Desember 2016, Mathilda Bridnle dan Christopher Opie menguraikan alasan evolusioner soal mengapa manusia tak berpenis.
Jadi, 145 juta tahun lalu, untuk pertama kali tulang penis berkembang pada hewan.
Sejak saat itu, beragam jenis mamalia dan primata memilikinya.
Sejumlah spesies, misalnya kucing, membutuhkan tulang penis untuk memicu ovulasi atau pelepasan telur.
Tak seperti manusia, kucing baru ovulasi ketika kawin.
Spesies lain membutuhkan tulang penis untuk masuk dan memicu gesekan pada vagina.
Pada spesies-spesies tertentu, tulang penis dibutuhkan agar penis bisa bertahan lama di dalam vagina.
Pada sejumlah hewan, perkawinan memang bisa memakan waktu dan menyita energi.
Kadangkala, di tengah perkawinan, betina bisa melarikan diri dan berganti pasangan dengan pejantan lain.
Tulang penis membantu "mengunci" si betina, mengeblok organ intimnya.
Pada banyak hewan, semakin panjang proses perkawinan, maka semakin panjang pula tulang penis. Selain itu, semakin tinggi kompetisi dalam perkawinan, semakin panjang dan besar pula tulang penis.