0

Mitos atau Fakta Micin Tidak Baik untuk Kesehatan?

Penulis: laylanura
Mitos atau Fakta Micin Tidak Baik untuk Kesehatan?

TRIBUNJUALBELI.COM - Monosodium Glutamat (MSG) atau yang sering disebut micin terkenal tidak baik bagi kesehatan.

Apakah hal tersebut benar menurut para ahli?

Dihimpun dari Kompas.com, ahli gizi bersertifikat dan direktur klinis di Sunrise Nutrition, Mindy Lu, MS, CN, LMHC, mengatakan MSG atau micin ini merupakan penyedap rasa yang biasanya ditambahkan pada makanan untuk berikan cita rasa gurih.

"MSG pada awalnya dipanen dari rumput laut, tetapi sekarang sebagian besar bersumber dari protein kacang-kacangan dan sereal," terangnya seperti dikutip dari laman Parade.

Tidak hanya itu, ahli diet dan penulis Dressing On The Side (abd Other Diet Myths Debunked) Jaclyn London, MS, RD CDN mengatakan, MGS adalah bahan dan senyawa yang secara alami ditemukan dalam makanan lain.

Di antaranya ada protein nabati terhidrolisis, ragi yang diautolisis, ragi yang dihidrolisis, ekstrak ragi, ekstrak kedelai, dan isolat protein.

Sering dikaitkan micin ini untuk penambah rasa gurih pada masakan Asia.

Selain itu juga micin banyak ditemukan pada keripik dan makanan ringan, bahkan pada daging olahan seperti sosis.

Terus apakah micin/MSG ini buruk buat kesehatan?

Menurut para ahli yang disebutkan di atas menyimpulkan bahkwa micin/MSG bukan bahan makanan yang kaya akan manfaat gizi.


Meski begitu, micin juga tidak seburuk miskonsepsi yang selama ini beredar.

Menurut Lu, micin adalah penambah rasa yang hebat loh.

Pakai micin pada masakan akan menambah rasa gurih yang membuat banyak orang memakannya jadi lebih sering.

London percaya, alasan mengapa micin dipandang buruk, karena faktor lain termasuk bahan makanan yang digunakan, efek samping, dan bagaimana micin dimetabolisme di dalam tubuh.

"Fisiologi MSG adalah sebagian penyebab mengapa MSG menjadi sasaran sebagai senyawa yang harus dihindari," katanya.

Ia pun menjelaskan bahwa glutamat endogen (alias glutamat yang kita buat di dalam tubuh kita) memiliki beberapa fungsi vital.

Namun, terlalu banyak glutamat juga dapat berdampak negatif pada sistem saraf pusat, termasuk otak.

Penting juga untuk diketahui bahwa penelitian ilmiah telah berulang kali menunjukkan bahwa MSG aman, kecuali jika dikonsumsi dalam jumlah yang sangat tinggi.

Alih-alih secara obsesif menghindari makanan dengan MSG, London menganjurkan untuk fokus pada makanan yang kaya akan makanan utuh dan bernutrisi.

"Intinya, MSG adalah bahan makanan yang netral, sama dengan semua bahan makanan lainnya di luar sana," ujar Lu.

"Jangan terlalu mengawasi makanan, karena yang terpenting adalah gambaran besarnya dan fokuslah untuk mengembangkan hubungan positif dengan makanan yang fleksibel dan penuh kegembiraan," saran dia.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Apakah MSG Tak Baik bagi Kesehatan? Ini Kata Ahli"