TRIBUNJUALBELI.COM - Kegiatan merapikan rumah, termasuk bersih-bersih segala macam hal jadi satu kegiatan yang cukup merepotkan.
Yap, kebanyakan orang yang sudah lelah dengan aktifitas seharian di luar rumah, akan semakin malas untuk beberes rumah.
Sehingga, kita akan mencari cara paling cepat untuk membersihkan rumah dengan mudah, salah satunya yaitu dengan menumpuk pekerjaan beberes rumah.
Cek harga Mesin Cuci Samsung Kapasitas 16KG Bekas Suara Halus Fungsi Normal
Kebanyakan orang, akan melakukan kegiatan beberes secara serentak di hari libur, padahal ini bukan kebiasaan yang baik.
Melakukan 'jalan pintas' dalam hal beberes rumah, bahkan akan menyebabkan hal buruk.
Pasalnya, dalam jangka panjang hal tersebut akan jadi kebiasaan dan kondisi rumah akan semakin berantakan.
Yang lebih parah, kebiasaan ini bisa memicu penyakit bersarang di dalam rumah.
Cek harga Vacuum Cleaner ELECTROLUX Model Z1220
Saatnya untuk mulai menghentikan kebiasaan ini agar kondisi rumah lebih bersih dan sehat.
Jika kamu bisa memulai dengan mengubah satu atau dua kebiasaan bersih-bersih yang buruk setiap hari, mungkin akan banyak waktu luang di akhir pekan.
Merangkum The Spruce, ada beberapa kesalahan beberes rumah yang wajib segera dijauhi jika tak ingin rumah jadi sarang penyakit.
1. Menumpuk kertas tak terpakai di dalam rumah
Coba cek apakah ada kertas terbengkalai di dalam rumahmu, seperti majalah, surat kabar, makalah sekolah dan proyek.
Kertas-kertas ini memiliki kecenderungan untuk menumpuk padahal bisa saja dibuang ke luar karena sudah tak terpakai.
Melakukan beberes kertas menumpuk ini tak harus dilakukan setiap hari, namun setidaknya seminggu sekali, sortir dan buang kertas yang sudah tak terpakai.
Pasalnya, kertas menumpuk ini bisa jadi sarang debu yang bisa menyebabkan alergi pernapasan hingga kulit.
2. Meninggalkan piring kotor di wastafel
Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mencuci segala macam kebutuhan makan setelah selesai dipakai?
Dibanding hanya menumpuknya di wastafel yang akan membuat dapur rumah tampak berantakan.
Meninggalkan piring kotor di wastafel adalah tempat berkembang biak yang sempurna bagi bakteri.
Yang lebih menjijikan jika ada serangga datang untuk mencari makan di tumbukan piring kotor dalam wastafel.
Latih setiap orang di rumah untuk langsung mencuci piring segera setelah pemakaian.
3. Menimbun makanan di kulkas
Banyak orang sangat suka menyimpan makanan sisa ke dalam kulkas.
Meskipun kulkas memiliki fungsi demikian, namun sebagian orang tak memanfaatkannya dengan tepat.
Sehingga yang terjadi, ada terlalu banyak timbunan makanan sisa di dalam kulkas selama berhari-hari.
Terlebih jika makanan sisa yang disimpan dengan tidak benar, akan meningkatkan pertumbuhan jamur dan bakteri.
Dibanding untuk menimbun makanan sisa, lebih baik menyimpan bahan makanan di dalam kulkas.
4. Meninggalkan tempat tidur berantakan
Tidak merapikan tempat tidur setiap pagi membuatnya terlihat berantakan.
Padahal merapikan tempat tidur setiap pagi adalah kebiasaan yang baik dan menimbulkan keteraturan.
Selain itu, kebiasaan buruk meninggalkan tempat tidur berantakan akan menimbulkan masalah kesehatan karena kondisi kasur yang lembab dan kotor.
Sehingga, coba sederhanakan tugas merapikan kasur dengan memilih tempat tidur yang mudah dibentangkan dengan rapi.
Tempat tidur dengan selimut sederhana dan bantal secukupnya jauh lebih mudah dirapikan, daripada tempat tidur dengan banyak bantal guling.
5. Menumpuk pakaian kotor di kamar tidur
Bahaya menumpuk pakaian kotor di kamar tidur telah dilakukan sebuah eksperimen.
Peneliti dari University of Sheffield meletakkan sekantong cucian kotor dan sekantong pakaian bersih di sebuah ruangan yang berisi kutu busuk.
Dalam penelitian tersebut ditemukan bahwa serangga dua kali lebih mungkin berkumpul di tumpukan cucian kotor daripada di keranjang bersih.
Para peneliti mengatakan bahwa serangga, yang panjangnya bisa mencapai setengah sentimeter ini, tertarik pada seprai dan pakaian kotor. Hal ini karena mereka menyukai bau manusia.
Sehingga paling tepat adalah dengan menaruh pakaian kotor dekat tempat pencucian. Dibanding hanya sama-sama menumpuknya, lebih baik segera mencucinya.
Cucilah pakaian kotor setiap hari, ini akan lebih mudah jika dibantu dengan mesin cuci.
6. Membiarkan handuk basah di kamar mandi
Jangan biarkan handuk basah habis pakai tetap tergeletak dalam kamar mandi. Terlebih jika handuk masih akan digunakan.
Kebiasaan ini sangat buruk untuk kesehatan kulit. Handuk basah yang dibiarkan dalam tempat lembab, which is, di kamar mandi, akan mudah berbau dan tumbuh jamur.
Jika ingin tetap menaruhnya dalam kamar mandi, setidaknya siapkan ruang untuk menggantungnya.
Akan lebih baik jika handuk bisa terkena sinar matahari. Ini akan mengurangi jamur dan kelembapan.
Ini adalah salah satu kebiasaan buruk yang paling sederhana untuk dihilangkan.