0

Park Soo Ryun Meninggal Usai Jatuh dari Tangga, Simak Pertolongan Pertama Jika Melihat Orang Terjatuh dari Ketinggian

Penulis: Pramanuhara OktalineEdisiwi
Park Soo Ryun Meninggal Usai Jatuh dari Tangga, Simak Pertolongan Pertama Jika Melihat Orang Terjatuh dari Ketinggian

TRIBUNJUALBELI.COM - Aktris Korea Selatan (Korsel), Park Soo-ryun meninggal dunia akibat terjatuh dari tangga saat kembali ke rumah, Minggu, 11 Juni 2023 waktu setempat.

Dilaporkan, perempuan kelahiran 1994 itu ditemukan tak sadarkan diri di rumahnya setalah jatuh dari tangga rumahnya.

Park Soo-ryun dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat, namun, nyawanya tak tertolong setelah dinyatakan mati otak.

Cek Harga Sewa Tangga Elektric Articulated dan Telescopic Boom Lift/Manlift - Sidoarjo Jawa Timur

Pihak keluarga Park Soo-ryun mengungkapkan akan mendonasikan organ tubuh sang aktris untuk menjadi penghormatan terakhir.

"Hanya otaknya yang tidak sadar, tapi jantungnya masih berdetak. Pasti ada seseorang yang membutuhkan [organ tubuh Park Soo-ryun]," kata ibu Park Soo-ryun seperti dikutip dari iMBC via Naver.

Melihat dari kejadian tersebut, jatuh dari tangga atau ketinggian tidak hanya dapat menyebabkan cedera, tetapi juga dampak lain yang mungkin tidak langsung terlihat dari luar.

Baca Juga: Prajurit Kostrad TNI Meninggal Akibat Malaria di Papua, Kenali Bahaya dari Nyamuk Anopheles dan Cara Mencegahnya

Itulah mengapa pertolongan pertama pada orang yang jatuh dari ketinggian tidak boleh dilakukan secara sembarangan.


Berikut ini, merupakan beberapa cra pertolongan pertama yang dapat kamu berikan kepada orang yang jatuh dari tangga atau ketinggian.

Pertolongan Pertama Pada Orang yang Jatuh dari Tangga atau Ketinggian

Dilansir dari Health and Safety yang dikutip oleh Hello Sehat, jika ingin memberikan pertolongan utama pada korban yang jatuh dari tangga atau ketinggian kamu perlu memastikan keamanan kamu terlebih dahulu.

Beli Disini Step Nosing List Tangga Karet Anti Slip

Jika aman, ikuti langkah-langkah pertolongan pertama pada orang jatuh dari ketinggian atau tangga berikut ini:

1. Memastikan Kesadaran Korban

Saat memberikan pertolongan pertama pada orang yang jatuh dari tangga atau ketinggian, jangan terburu-buru memindahkan tubuhnya.

Hampiri korban terlebih dulu agar kamu bisa memastikan kesadarannya dan menilai kondisi tubuhnya dengan cepat.

Jika korban jatuh dari ketinggian dapat merespons, kemudian perhatikan apakah ia bisa bernapas.


Bila korban tidak merespons, apalagi jika tidak teraba nadi di daerah lehernya, segera lakukan resusitasi jantung paru (CPR) atau napas buatan.

Begitu korban dipastikan masih bernapas, pastikan jalur udaranya tidak terhambat.

Jika ia tampak kesulitan bernapas, ubah posisi tubuh korban dengan perlahan agar lebih mudah mendapatkan udara.

2. Ketahui Waktu Kapan Harus Mengubungi Nomor Darurat

Segera hubungi nomor ambulans (118) apabila korban tidak sadarkan diri atau mengalami cedera serius pada leher, kepala, punggung, tulang pinggul, ataupun paha.

Hubungi pula nomor darurat apabila korban yang jatuh dari ketinggian tidak mampu bernapas atau mengalami kejang.

Cek Harga Pengobatan Jantung, Klinik Terapi Jantung - Cilacap

Saat menunggu bantuan medis bagi korban jatuh yang tidak bernapas, kamu dapat memberikan pertolongan pertama pada korban kejang dengan melakukan resusitasi jantung dan paru.

Hindari mencoba melakukan CPR untuk menolong korban jatuh dari ketinggian jika tidak mengetahui caranya.

Sebaiknya, kamu berusaha mencari pertolongan medis sesegera mungkin.


3. Melihat Tanda-Tanda Cedera dan Luka

Jika orang yang terjatuh dari ketinggiam mampu bernapas dan memberikan respons, langkah pertolongan pertama selanjutnya adalah melihat tanda-tanda cedera dan luka pada kulit.

Tanyakan pada korban bagian mana dari tubuhnya yang terasa sakit.

Awasi pula adanya perdarahan dalam, memar, dan bagian tubuh yang terkilir.

Jangan pindahkan badan korban bila ia mengalami cedera pada leher atau tulang belakang. Hubungi ambulans dan jagalah posisi korban hingga tenaga medis tiba.

Apabila terjadi perdarahan, tekan perlahan bagian yang berdarah dengan kain bersih atau perban.

Beli Disini Pengaman Pinggiran Meja, Lemari, Tangga Bahan Karet

4. Melakukan Penanganan Darurat Terhadap Patah Tulang

Saat memberikan pertolongan pertama pada korban jatuh dari tangga atau ketinggian, bentuk cedera yang paling sering terjadi adalah patah tulang.

Jika hal tersebut yang terjadi, sebaiknya jangan memindahkan badan korban.


Menurut Mayo Clinic, hal ini bisa memperparah cedera pada tulang maupun area sekitarnya.

Hindari mencoba membetulkan posisi tulang yang bergeser saat menolong orang jatuh.

Sebagai gantinya, kamu bisa memasangkan bebat darurat dari kayu atau bahan sejenisnya pada bagian atas dan bawah area patah tulang, kemudian gunakan kain untuk mengikat bebat tersebut.

Cek Harga Sewa Tangga Elektrik ScissorLift Murah Mulai Ketinggian 10m - Tuban

5. Menjaga Kondisi Korban Saat Tidak Ada Cedera dan Luka

Apabila korban tampak tidak mengalami luka terbuka dan mampu bergerak bebas, Anda bisa membantunya duduk.

Perhatikan kondisi korban dan awasi tanda-tanda nyeri, rasa tidak nyaman, pusing, atau kepala berkunang-kunang.

Bila memungkinkan atau jika kamu adalah anggota keluarga korban, pantau kondisinya selama 24 jam ke depan.

Segera hubungi tenaga medis apabila orang yang terjatuh mengalami gejala gegar otak seperti sakit kepala, kejang, muntah, atau pingsan.


Pertolongan pertama yang kamu berikan pada orang yang jatuh dari ketinggian akan memberikan pengaruh yang besar.

Tindakan paling sederhana sekalipun bisa menghindarkan korban dari risiko cedera permanen atau bahkan kematian.

Agar manfaatnya optimal, pastikan kamu cermat dan berhati-hati sebelum menolong orang yang jatuh dari ketinggian.

Jangan lupa untuk tetap memperhatikan keselamatan diri kamu ya. (*)

(Pramanuhara/TribunJualbeli.com)