0

Ini Dia 5 Kondisi yang Menyebabkan Rambut Rontok

Penulis: ANDKP
Ini Dia 5 Kondisi yang Menyebabkan Rambut Rontok

TRIBUNJUALBELI.COM - Tahukah Anda, manusia bisa mengalami rambut rontok 50 hingga 100 helai rambut per hari?

Meskipun terdengar menyeramkan, kerontokan rambut pada umumnya tidak akan menyebabkan penipisan rambut (atau bahkan kebotakan), karena Anda memiliki sekitar100 ribu helai rambut di kepala Anda.

Baca: Treadmil murah bisa dicicil 

Selain itu helai rambut baru bertumbuh pada waktu bersamaan menggantikan rambut yang rontok.

Anda mungkin mengalami kerontokan rambut lebih dari biasanya jika Anda menyadari segumpal besar rambut rontok saat keramas atau gumpalan rambut rontok di sela-sela gigi sisir.

Memang benar bahwa pria lebih mungkin untuk kehilangan rambut daripada perempuan, sebagian besar karena kebotakan. Tapi, rambut menipis dan rontok juga sering terjadi pada wanita.

Alasannya berkisar dari yang paling sederhana seperti kekurangan vitamin, hingga ke masalah yang lebih kompleks, seperti tanda dan gejala dari suatu penyakit.

Apa saja yang bisa menyebabkan rambut rontok?

1. Stres

Segala macam trauma fisik dari mulai stres berat, pascamelahirkan, kecelakaan, penurunan berat badan signifikan, atau penyakit serius, hingga faktor emosional seperti perceraian, berkabung, atau tekanan pekerjaan, bisa menyebabkan rambut rontok dalam jumlah besar walaupun hanya berlangsung sementara.

Cara mengatasi: rambut rontok yang disebabkan oleh telogen effluvium hanya memerlukan waktu.


 

Pertumbuhan rambut akan kembali normal seiring dengan proses pemulihan tubuh dari stres.

2. Rambut rontok turunan

Rambut rontok akibat genetik merupakan penyebab kerontokan paling umum.

Gen bisa diturunkan dari salah satu pihak orangtua, namun Anda memiliki risiko kerontokan rambut yang lebih besar jika kedua orangtua Anda juga mengalami rambut rontok.

Cara mengatasi: kebotakan bisa dicegah dengan mengonsumsi obat penumbuh rambut, walaupun pada wanita, dosis harus diperkecil.

Selain itu, wanita hamil dan menyusui dilarang menggunakan beberapa tipe obat, seperti minoxidil.

3. Kelebihan vitamin A dan vitamin B

Dilansir dari health.com merujuk pada American Academy of Dermatology, terlalu banyak mengonsumsi suplemen vitamin A atau obat-obatan tertentu bisa memicu kerontokan rambut.

Kemudian, Defisiensi vitamin B termasuk jarang, namun kerontokan rambut akibat kekurangan vitamin B termasuk mudah ditangani.

Cara Mengatasi: rutin konsumsi suplemen vitamin Adan B kemudian jangan malas untuk makan makanan yang mengandung vitamin A dan B.


 

4. Kekurangan protein

Jika Anda tidak mencukupi kebutuhan protein Anda, tubuh akan menarik jatah protein dari folikel rambut Anda dan menghentikan pertumbuhan rambut.

Kerontokan rambut akibat kekurangan protein bisa mulai terlihat 2-3 bulan setelah penurunan asupan protein.

Cara mengatasi: Asupan protein cukup mudah didapat, termasuk dari ikan, daging, dan telur.

Jika Anda seorang vegan/vegetarian, sumber protein bisa didapat dari kacang polong, quinoa, kacang dan biji-bijian, chickpea, tempe, dan tahu.

5. Terlalu sering menata rambut

Terlalu sering menata ramut menggunakan peralatan panas dan produk rambut berbahan kimia keras bisa memengaruhi akar rambut dan menyebabkan rambut rapuh dan rontok, sulit untuk kembali tumbuh.

Cara mengatasi: Untuk meringankan efek samping dari produk styling rambut, selalu gunakan kondisioner saat mandi dan lindungi rambut sebelum ditata