0

Ingin Pergi Liburan Tanpa Bantuan Biro Wisata? Negara Ini Cocok Bagi Turis Indonesia yang Ingin Melakukan 'Solo Traveling'

Penulis: Alieza Nurulita Dewi
Ingin Pergi Liburan Tanpa Bantuan Biro Wisata? Negara Ini Cocok Bagi Turis Indonesia yang Ingin Melakukan 'Solo Traveling'

TRIBUNJUALBELI.COM - Siapa yang tak suka pergi liburan?

Hampir setiap orang menyukai aktivitas ini.

Saat pergi liburan, kamu pasti akan merasakan bahagianya melepas penat dari rutinitas sehari-hari.

(Baca: Tak Hanya Pergi Liburan, Dengan Melakukan Hal Ini Kamu Bisa Hilangkan Penat)

Sekarang ini, banyak biro perjalanan yang menawarkan paket liburan.

Memang dengan tawaran itu, kamu tak usah repot mengurus segala hal yang berkaitan dengan perjalanan mu.

Apalagi bagi kamu yang menginginkan liburan ke luar negeri.

Kamu tak usah takut jika tak bisa berbahasa di negara tujuan.

Dengan bantuan tourist guide dan tour leader dari biro itu kamu bisa menikmati perjalanan wisatamu.

Namun jika kamu tak ingin terikat oleh biro wisata, kamu bisa memilih negara Jepang sebagai destinasi mu.

Sebab dengan adanya tern Japan National Tourism Organization (JNTO), turis Indonesia bisa mendapatkan banyak informasi tentang negara sakura itu dalam bahasa Indonesia.


Dilansir dari kompas.com, General Manager Operation H.I.S. Travel Indonesia, Arief Kurnia membenarkan hal itu.

"Saat ini, masyarakat bisa mendapatkan berbagai informasi tentang Jepang secara mudah." ungkap Arief.

Memang sebelum ada tren itu, wisatawan harus bergabung dengan grup tur karena masalah bahasa.

Tren turis Indonesia lebih mandiri ke Jepang mulai dirasakan sejak tiga tahun lalu.

Hal itu juga didukung dengan meningkatnya penjualan paket wisata individual (Free Individual Traveler atau FIT) ke Jepang.

Dengan tren baru itu, turis Indonesia bisa bebas liburan di Jepang tanpa takut tak mengerti soal bahasa.

Meski begitu, masih ada turis Indonesia yang memilih berwisata dengan mengambil paket grup tur.

Menurut, Arief, grup-grup tur biasanya hanya laris di musim-musim tertentu.

"Biasanya grup tur banyak di peak season seperti akhir tahun, musim libur sekolah, dan lebaran," ujarnya.