0

Jangan Gunakan Dulu, Ini Daftar 102 Obat Sirup yang Masih di Uji

Penulis: Pramanuhara OktalineEdisiwi
Jangan Gunakan Dulu, Ini Daftar 102 Obat Sirup yang Masih di Uji

TRIBUNJUALBELI.COM - Ramainya obat sirup yang mengandung eliten glikol masih membuat gempar masyarakat.

Namun di media sosial semakin banyak juga mencuat informasi-informasi yang belum tentu kebenarannya.

Sebagai netizen yang bijak, sebaiknya kamu mencari tahu kebenarannya terlebih dahulu.

Cek Harga Layanan Kesehatan Tradisional Pijat Mas Teguh - Solo

Di media sosial, beredar daftar 102 obat sirup yang disebut dilarang diresepkan dokter dan dijual di apotek.

Daftar 102 obat sirup tersebut salah satunya diunggah oleh akun Facebook “Nurr Dyana”, Sabtu (22/10/2022).

"Daftar 102 obat sirup yang dilarang sementara," demikian keterangan pemilik akun.

Begini narasinya:

"Berikut daftar lengkap 102 obat sirup berbahaya yang dilarang dikonsumsi, dan ditarik dari pasaran,dijual apotek dan diresepkan dokter, seperti disampaikan langsung oleh Menkes Budi Gunadi:

Beli Disini Propolis Hepro Obat TBC Liver Asma Sesak Nafas Batuk Menahun Sinusitis Bronchitis Covid 19

Obat sirop anak

Afibramol

Alerfed Syrup

Ambroxol Syr

Amoksisilin

Amoxan

Anacetine Syrup

Antasida Doen

Apialys syr

Baby cough

Camivita

Caviplex

Cefspan Syrup

Cetrizin

Colfin Syrup

Cupanol Syrup

Curbexon Syrup

Curviplex Syrup

Depakene

Dextaco Syrup

Domperidon Syrup

Elkana Syrup

Eritromisin

Etamox Syrup

Fartolin Syrup

Ferro K

Hecosan

Hufabetamin

Hufagrip

Hufamag Plus Syrup

Ibuprofen

Ifarsyil Plus

Interzinc

Itamol Syrup

Klinik Tazkia Paracetamol Syrup

Metronidazole Syr

Novachlor Syrup

Nytex

OBH Ane Konidin

Omedom Syrup

Omemox

Pacdin Pouch Syrup

Pamol

Paracetamol

Cek Harga Klinik Swab Antigen Terdekat Malang Pelayanan Kesehatan Tenaga Profesional - Malang

Paracetamol Syrup

Paraflu

Profilas Syrup

Psidii Syrup

Ranivel Syrup

Rhinofed

Rhinos Junior Syrup

Rhinos Neo drop

Rosidin


RSKM: Paracetamol Syrup

Sanmol Syr

Sanprima

Tempra

Termenza Syrup

UNIBEBI Cough Syrup

Vesperum

Vestein (Erdostein)

Zenichlor Syrup

Zync Syrup

Zyncpro Syr

Asam Valproat Sirup

Carsida Magnesium Hydroxide

Carsida Simethicone

Carsida Alumunium Hydroxide

Hufabethamine Betametasone

Hufabethamine Dexclorfeniramine meleat

Renalit natrium

Renalit kalium

Renalit Glucose

Renalit Cltrate

Beli Disini Biosyafa Obat Herbal Ginsho Memelihara Kesehatan Penderita Kanker

Renalit Chlorida

Hufallerzine Promethazine HCI

Hufallerzine Glyceryl guaicolate

Hufallerzine Tinctur Ipecacuanhae

Hufagrip Chlorphenamine Meleate

Hufagrip Pseudoefedrin HCL

Hufagrip Chlorphenamine Meleate."

Status Obat

Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes Siti Nadia Tarmizi mengatakan, daftar ratusan obat tersebut masih diuji oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Hal itu untuk memastikan obat-obat itu mengandung senyawa eliten glikol dan dietilen glikol melebihi ambang batas atau tidak.

Cek Harga Madu Obat Ginjal Berat Terlaris - Bekasi

Jika memang ditemukan bahan pencemar yang melebihi batas, maka obat-obat tersebut akan dilarang diresepkan dan dijual.

"(Saat) ini (statusnya masih) imbauan untuk tidak digunakan," ujar Nadia.

Daftar obat mungkin berubah

Lebih lanjut, Nadia mengatakan, kemungkinan akan ada perubahan pada daftar 102 obat sirup tersebut.

Beli Disini Obat Herbal Benjolan Di Leher Belakang Kelenjar Getah Bening Bengkak

Pasalnya, masih ada beberapa obat yang terdata ganda atau dobel.

Namun, ia tidak merinci lebih jauh. "Tunggu ya, infonya ada perubahan karena ada yang dobel," jelasnya.


Saat ini, Kemenkes masih memproses update daftar obat tersebut.

Tidak menutup kemungkinan daftar obat yang masuk dalam list akan bertambah.

"Masih diproses. Soalnya kayaknya (daftar obat) nambah," terang Nadia.

Kendati demikian pihaknya mengimbau masyarakat untuk tetap tenang. "Jangan panik, yang penting waspada," tandasnya.

Kemenkes temukan 102 obat sirop

Cek Harga Herbal Kandung Kencing Terviral Madu KMK Kumis Kucing - Bekasi

Diberitakan sebelumnya, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menemukan 102 obat sirup yang sempat dikonsumsi pasien gangguan ginjal akut.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, jumlah obat yang ditemukan berasal dari 156 rumah pasien yang didatangi pihak Kemenkes.

"Kita datangi semua rumah. Dari 241 (pasien gagal ginjal akut), kita datangi 156. Dari 156 itu kita sudah ketemu 102 obat yang ada di lemari keluarga yang jenisnya sirup," kata Budi saat konferensi pers.

Beli Disini Paket Sehat Obat Suplemen Herbal Sesak Nafas Bronkitis Sinusitis Radang Tenggorokan Batuk Menahun dan Asma

"Obat inilah akan kita kerucutkan untuk sementara akan dilarang dari universe yang besar. Obat-obatan ini akan kita larang untuk diresepkan dan dijual. Ini list-nya sementara," lanjutnya.

Apabila, para perusahaan farmasi bisa membuktikan bahwa kandungan zat berbahayanya di bawah ambang batas, maka akan dihapus dari list. (*)

(Pramanuhara/TribunJualbeli.com)