TRIBUNJUALBELI.COM - Manusia selalu memiliki rasa penasaran dan ingin tahu yang tinggi mengenai suatu hal yang dianggap misterius.
Bahkan salah satu kota gaib di indonesia ini terkenal di daerah Kalimantan.
Kini sudah menjadi rahasia umum jika di Kalimantan terdapat sebuah kota gaib yang tak kasat mata.
Kota ini di kenal dengan sebutan Kota Saranjana, sebuah kota yang konon hanya di huni oleh Makhluk astral.
Nikmati Keindahan Wisata di Balikpapan dengan Pilihan Paket Wisata Murah dari Tribunjualbeli.com
Sebelum Berbicara banyak mengenai Misteri Saranjana kota ini terletak di pulau kecil di daerah Kotabaru, Kalimantan Selatan.
Pulau ini sebenarnya sangat indah dan mempunyai potensi wisata yang bagus, namun masyarakat Kotabaru percaya jika Pulau tersebut sangatlah angker.
Masyarakat Kotabaru meyakini jika Saranjana dihuni oleh bangsa jin muslim dan tidak ada satu manusia pun yang hidup disana.
Beberapa wisatawan yang mengaku jika dari kejauhan mereka seolah melihat adanya aktivitas layaknya aktivitas manusia yang lengkap dengan gedung-gedung pencakar langitnya.
Namun saat mulai mendekat semua pandangannya mulai hilang dan yang ada hanyalah sebuah gunung yang tidak terlalu tinggi berbatasan langsung dengan lautan.
Kemisteriusan pulau ini pun semakin menjadi-jadi, pasalnya pulau ini pun tidak terdapat dalam peta Indonesia.
Kisah paling heboh adalah ketika suatu ketika pada tahun 80an masyarakat Kotabaru kebingungan dengn kiriman alat berat yang berasal dari Jakarta.
Dengan Alamat di Kota Saranjana bahkan sudah di bayar lunas oleh masyarakat Saranjana.
Dan terahir penculikan seorang Masyarakat di Kotabaru yang di suruh menjadi Imam di Kota Saranjana. (Grid.ID/Afif Khoirul M)
Berita ini sudah tayang di laman Grid.ID dengan judul Misteri Kota Tak Kasat Mata di Indonesia yang Belum Terpecahkan Sampai Sekarang
Tak Ada yang Aneh dengan Bentuk Kursi Ini, Tapi Dibalik Itu Ternyata Menyimpan Misteri Meminta 'Korban'
TRIBUNJUALBELI.COM - The Busby Stoop Inn di Kirby Wiske, sebuah desa dekat Thirsk, memperoleh namanya yang aneh dari pemiliknya di abad ke-18 dan kursi tingginya.
Kursi itulah yang berhantu atau dikutuk.
Thomas Busby yang bereputasi buruk tampaknya mencari penghasilan dengan mengumpulkan uang logam.
Mencuri dan menadah barang curian akhirnya membuatnya dihukum mati pada tahun 1702 atas kematian seorang keluarga wanita.
Ketika dia dipaksa keluar dari tempat menginapnya, dia bersumpah bahwa siapa yang duduk di "kursi tinggi" itu akan mati mendadak dan dengan penuh kekerasan sebagaimana dirinya.
Simon Theaskston, pemilik gudang anggur yang memiliki kedai minum itu hingga 1978 mengatakan, legenda itu mungkin aneh dan samar-samar.
Namun telah dilaporkan, selama 200 tahun terakhir kematian selalu terjadi pada siapa saja yang berani duduk di kursi itu dalam waktu singkat.
Mereka mengatakan, banyak yang duduk di kursi itu telah mati dalam beberapa hari kemudian atau bahkan dalam hitungan jam.
Akhirnya kursi itu dikeluarkan.
Konon, banyaknya korban kursi itu selama beberapa dekade terakhir juga bisa dikategorikan sebagai "berisiko tinggi".
Termasuk seorang pilot RAF (yang terbunuh keesokan harinya).
Seorang pengemudi motor (yang mengalami kecelakaan esok harinya dan mati akibat cedera), seorang pengendara sepeda (terbunuh segera setelah meninggalkan kedai minum itu), seorang pendaki gunung di masa libur (jatuh pingsan dan mati dua hari kemudian) dan penduduk laki-laki yang berusia tiga puluhan (yang meninggal akibat serangan jantung hebat keesokan malamnya).
Anehnya, sekian banyak jumlah korban tewas tidak lama setelah duduk di kursi Busby itu, bukanlah sekedar peristiwa kebetulan belaka. (K. Tatik Wardayati/Intisari)
Berita ini telah ditayangkan di Intisari dengan judul Mengerikan! Kursi Terkutuk di Penginapan Ini Selalu Meminta Korban Siapa pun Orang yang Mendudukinya