TRIBUNJUALBELI.COM - Para penggermar jam tangan pasti sudah mendengar kabar ketika arloji MoonSwatch diluncurkan beberapa waktu lalu.
Arloji garapan Swatch x Omega itu langsung menimbulkan antrean panjang di berbagai toko Swatch di dunia, dan ludes di hari pertama dirilis pada Maret lalu.
Desain yang terinspirasi dari Omega Speedmaster --arloji yang pernah 'terbang' ke Bulan, ditambah banderol harga yang sangat terjangkau (hanya sekitar Rp 3,7 juta), membuat orang rela berdesak-desakan demi mendapatkan MoonSwatch ini.
Dapatkan Disini Jam Tangan Swatch SIDERAL BLUE GN269 Original Murah
Ketika MoonSwatch dipamerkan di toko Swatch di belahan dunia lain seperti London, Geneva, Hong Kong, Miami, dan Melbourne, banyak dari kita yang hanya bisa mengelus dada.
Soalnya, MoonSwatch belum beredar di toko Swatch di Tanah Air.
Hampir lima bulan pasca dirilis secara global, kini Swatch berencana "mendaratkan" kolaborasi yang ditunggu-tunggu itu ke Indonesia.
Berdasarkan keterangan pers yang diterima Kompas.com, koleksi MoonSwatch yang akan hadir di toko Swatch Indonesia terdiri dari 11 model.
Dapatkan Disini Jam Tangan Swatch KWARTZY GP164
Masing-masing model dinamai "Mission to", diikuti nama planet atau objek luar angkasa yang sesuai.
Salah satunya, MoonSwatch Mission to Uranus yang memiliki cangkang dan dial berwarna biru muda, warna yang mengacu pada permukaan planet Uranus.
Sekadar informasi, model Mission to Uranus tercatat sebagai koleksi MoonSwatch dengan nilai tertinggi di pasaran, rata-rata mencapai 1.040 dollar AS atau setara Rp 14,9 juta.
Koleksi lain adalah Mission to Pluto dalam perpaduan warna abu-abu dan merah marun.
Ada pula Mission on Earth yang datang dalam nuansa biru dan hijau, mencerminkan planet Bumi yang kita tinggali saat ini.
Setiap model terbuat dari Bioceramic, paduan dari dua pertiga keramik dan sepertiga material ramah lingkungan.
Dapatkan Disini Jam Tangan SWATCH SUON402
Swatch masih mengadopsi berbagai unsur desain dari Omega Speedmaster Moonwatch yang khas pada arloji ini.
Mulai dari bentuk cangkang yang asimetris, skala tachymeter di bagian bezel, hingga tiga subdial yang berada di dekat indeks jam 3, jam 6, dan jam 9.
Ukiran logo kedua watchmaker, Omega x Swatch dicetak pada dial dan kenop pemutar.
Ilustrasi Omega x Swatch Speedmaster Professional Moonwatch | kompas.com
Ketika jam tangan dibalik, pengguna bisa menyaksikan ilustrasi planet atau objek luar angkasa yang diletakkan pada cangkang belakang.
Pada model Mission to Earth, bagian cangkang belakang diberi ilustrasi planet Bumi dalam warna biru.
Sementara untuk model Mission to the Sun, ilustrasi yang ditampilkan adalah bola matahari berwarna kuning.
Swatch x Omega MoonSwatch disempurnakan dengan cangkang 42 milimeter, mesin kuarsa, dan tali velcro two-piece.
Arloji ini hanya akan tersedia di store resmi Swatch di Kota Kasablanka, Jakarta.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Swatch x Omega MoonSwatch Akan Mendarat di Tanah Air