0

Demi Tampil Ganteng, Seorang Presiden Harus Keluarkan Uang Ratusan Juta. Biaya Makeup-nya Bikin Melonggo

Penulis: Alieza Nurulita Dewi
Demi Tampil Ganteng, Seorang Presiden Harus Keluarkan Uang Ratusan Juta. Biaya Makeup-nya Bikin Melonggo

TRIBUNJUALBELI.COM - Siapa yang tak ingin berpenampilan menarik.

Setiap orang pasti ingin tampil sempurna di setiap kesempatan.

Tak terkecuali bagi seorang presiden.

(Baca: Deretan Fashion yang Bakal Membuat Gayamu Semakin Kece)

Dengan menduduki jabatan tertinggi di negaranya, penampilan menjadi hal pertama yang tentu akan menjadi sorotan banyak orang.

Tak mau terlihat buruk, seorang Presiden Perancis, Emmanuel Macron harus mengeluarkan uang hingga ratusan juta agar Ia selalu tampil tampan.

Dikutip TribunJualBeli dari laman The Washington Post, seorang penata rias ditugaskan untuk mempersiapkan penampilan presiden termuda Perancis itu setiap kali akan menggelar konferensi pers.

Tak hanya itu, saat tampil di publik atau melakukan kunjungan kerja ke luar negeri, Natacha M sebagai penata rias pun harus bertanggung jawab atas penampilan presiden Perancis itu.

Emmanuel Macron saat menghadiri sebuah acara konferensi (The Washington Post)

Baru tiga bulan menjabat, Emmanuel Macron telah menghabiskan 26.000 euro atau sekitar Rp 414 juta untuk biaya rias wajah(make up).

Tentu jumlah yang cukup fanstastis itu membuat Emmanuel Macron mendapat banyak kecaman.

Biaya rias wajah yang bocor ke publik itu jauh lebih sedikit dibadingan dengan biaya rias presiden Prancis terdahulu.


 

Hal itu karena ternyata biaya rias wajah itu ditanggung oleh warga Perancis saat pembayar pajak.

Padahal pendapatan warga Perancis hanya mencapai 25.000 euro atau sekitar Rp 397 juta per tahun.

Sementara, menurut juru bicara Istana, Elysee mengatak bahwa sebenarnya biaya rias tersebut jauh lebih rendah dibanding presiden Perancis terdahulu.

Bahkan menurut berita yang pernah beredar, mantan presiden Francois Hollande menghabiskan sekitar 9.000 Euro (sekitar Rp 143 juta) setiap bulannya untuk biaya mencukur rambutnya.

Kritikan pedas juga didapatkan oleh mantan presiden Francois Hollande.

Belajar dari pengalaman pendahulunya, Elysee sebagai juru bicara Istana berjanji untuk segera mengurangi biaya rias wajah Presiden Emmanuel Macron itu.