TRIBUNJUALBELI.COM - Istilah pedofilia kembali menjadi berita hangat di tanah air.
Pasalnya, artis cantik Nafa Urbach sedang gencar mencari pelaku para pedofilia.
Baca: Miliki Rumah Aman dan Nyaman
Hal itu dilakukan karena sebagai orangtua Nafa merasa cemas jika anak perempuannya menjadi sasaran pedofilia.
Dan terbukti benar, Nafa merasa bahwa anak perempuannya, Mikhaela Lee Jowono (6), menjadi sasaran pedofilia.
Hal itu didapati Nafa saat melihat komentar beberapa netizen di laman berita yang membahas tentang kecantikan anak perempuannya itu.
Beberapa netizen menyebut kata 'Loli' pada kolom komentar, yang belakangan diketahui sebagai kode bagi mereka para pedofilia.
Bahkan, ada sebuah akun yang dengan sengaja membocorkan nama sekolah Mikhaela.
Wajar saja jika Nafa Urbach marah besar dan meluapkannya pada akun media sosial instagram miliknya.
Nafa Urbach pun menjadi tergugah untuk mengusut tuntas masalah ini.
Sebagai orangtua, sudah menjadi kewajiban untuk menjaga anak-anaknya agar terhindar dari bahaya.
Terutama serangan dari para pelaku pedofilia.
Pedofilia adalah gangguan kejiwaan di mana orang dewasa atau remaja mengalami daya tarik seksual kepada anak-anak perempuan dibawah umur.
Secara sederhana, pedofila juga diartikan sebagai suatu tindakan pelecehan seksual terhadap anak-anak.
Untuk menghindari anak menjadi korban pedofilia, berikut cara yang harus diketahui para orangtua dalam menjaga anak-anaknya:
1. Percaya pada anak
Sebagai orangtua sudah saatnya untuk mempercayai apa yang dikatakan anak.
Apalagi saat anak mulai mengungkapkan bahwa mereka mengalami pelecehan seksual, mereka telah mengatakan sebuah kebenaran.
Jika si anak sudah mengatakan hal itu, wajib bagi orangtua untuk mempercayainya.
2. Jangan biarkan anak sendirian
Pelecehan seksual biasa terjadi saat anak sendirian.
Para pelaku pedofil akan mengincar korbannya yang tampak sendirian di tempat-tempat umum seperti toilet, ruang kelas yang kosong atau lorong, bahkan daerah tersembunyi lainnya.
Kondisi rumah yang sepi juga memungkinkan untuk pedofil melancarkan aksinya loh.
Wajib bagi para orang tua untuk selalu mendampingi anak dan menciptakan suasa aman di sekitar tempat tinggal buah hatinya.
3. Jangan biarkan si anak punya akses komunikasi dengan orang dewasa
Perlu diingat, kemudahan komunikasi bakal membuat anak mudah dihubungi banyak orang.
Orangtua wajib mengcek secara rutin siapa saja yang masuk daftar kontak si anak.
Para orangtua perlu waspada saat menemukan kontak mencurigakan yang mengarah pada tidakan pedofilia.
4. Jangan langsung marahi anak saat mereka mulai berkata tak senonoh
Sebagai orangtua, jangan gampang marah saat anak mulai berkata hal-hal senonoh.
Saat anak mulai bercerita hal-hal yang berbau seksual, dengarkan dengan baik apa yang telah disampaikan sang anak.
Setelah selesai, para orangtua bisa menanyakan dengan baik-baik, darimana mereka mengetahui istilah-istilah tersebut.
Ingat, saat itu orangtua tak boleh terpancing emosi.
Sekalinya Anda marah, maka si anak pun jadi takut saat hendak bercerita.