0

Kreatifnya Kerajinan Mobil Mainan dari Limbah Kayu Karya Mahasiswa Asal Lampung

Penulis: Mirta HanindyaResanti
Kreatifnya Kerajinan Mobil Mainan dari Limbah Kayu Karya Mahasiswa Asal Lampung

TRIBUNJUALBELI.COM – Limbah kayu atau sisa-sisa kayu memang dianggap tidak bernilai ekonomi.

Seperti sisa-sisa potongan panjang dan pendek, sisa gergajian atau kulit kayu.

Berbeda jika limbah kayu tersebut berada di tangan seorang pengrajin yang kreatif.

Kerajinan Kursi Rotan Lebih Awet Bisa Custom - Denpasar

Sisa-sisa kayu tersebut dapat dimanfaatkan menjadi sebuah kerajinan bernilai seni dan ekonomi.

Bahkan kerajinan limbah kayu bisa menjadi salah satu peluang usaha yang menjanjikan.

Apalagi bahan yang digunakan bisa didapatkan secara gratis dari industry mebel.

Karena potongan atau limbah kayu di industry mebel menjadi bahan yang tidak berguna lagi.

Kerajinan limbah kayu memang sangat beragam dengan berbagai keunikannya.

Kerajinan Hiasan Lampu Gantung Homemade untuk Dekorasi - Denapasar

Kreatifnya bahkan ada kerajinan dari limbah kayu yang dibentuk menjadi sebuah mobil mainan.

Seorang mahasiswa semester akhir asal salah satu Universitas di Lampung membuat kreasi kerajinan limbah kayu.


Melansir KompasTV, Yoki Adiprayoga bahkan mampu meraup pundi-pundi rupiah dari karyanya itu.

Yoki merupakan warga Sungai Langka, Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, Lampung.

Melalui tangan kreatifnya, dia dapat menyulap limbah kayu menjadi kerajinan mobil mainan yang unik.

Kerajinan Mangkok Kayu Mahoni Bantuk Love Ukuran 14 cm - Bogor

Seluruh pembuatan kerajinan mobil mainan tersebut dilakukan secara manual oleh Yoki.

Awalnya yang dilakukan yaitu memilih dan membersihka kayu hingga pengukiran lalu perakitan.

Dalam sebulan Yoki bisa memproduksi sekitar 50 hingga 100 unit mobil mainan dari limbah kayu.

Kerajinan mobil mainan dipasarkan di Kota Bandar Lampung dan sejumlah kabupaten/kota lain.

Kerajinan Cermin Bulat Macrame Dreamhomestore Handmade - Bandung

Yoki telah menggeluti usaha mobil mainan sejak tahun 2019, dan meraih omzet hingga Rp 8 juta perbulan.

Bahkan dia juga membantu memberdayakan sejumlah warga sekitar dalam usahanya.