0

Menariknya Kerajinan Kain Eco Dyeing Asal Kabupaten Semarang yang Diminati di Perancis

Penulis: Mirta HanindyaResanti
Menariknya Kerajinan Kain Eco Dyeing Asal Kabupaten Semarang yang Diminati di Perancis

TRIBUNJUALBELI.COM – Kerajinan tangan dari kain memang memiliki beragam jenis.

Seperti kerajinan kain perca dan kerajinan kain flannel yang banyak ditemui di pasaran.

Kerajinan kain biasanya dibuat meyerupai berbagai bentuk seperti hewan atau kreasi lukisan.

Kerajinan Souvenir Kain Batik Warna Beragam Bisa Grosir Harga Murah - Yogyakarta

Salah satu kerajinan kain yang sedang diminati terutama di pasar mancanegara yaitu eco dyeing.

Melansir dari Kompas.com, Ricyanto warga desa Trayu, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang berhasil membuat kerajinan kain eco dyeing.

Ricyanto mengolah dedaunan dan kayu menjadi kerajinan eco dyeing yang bernilai ekonomi tinggi.

Eco dyeing merupakan karya lukis yang dibuat dari bahan alami dan berbahan dasar kain.

Produk kerajinan ini juga aman dan nyaman untuk dipakai karena tidak memakai bahan kimia.

Bahkan kerajinan kain eco dyeing karya Ricyanto diminati hingga ke pasar Perancis.

Kerajinan Kain Tenun Sumba Gambar Searah Pewarna Alam dan Kimia - Bekasi

Kualitas produk yang diberikan pun bahkan melalui riset agar menghasilkan produk yang terbaik dan dapat bersaing di pasaran.

Ricyanto juga memadukan edo dyeing buatannya dengan bahan serat alami yaitu serat kayu.


Terutama kain yang digunakannya yaitu kain katun dan kain sutra, bukan campuran plastik.

Daun yang digunakan tentunya yang bisa mengeluarkan warna yang bagus dan alami.

Awalnya daun diletakkan di kain, lalu digulung dan dipanaskan hingga warna daun berpindah ke kain.

Kerajinan Kain Tenun Sumba Gambar Searah Pewarna Alam dan Kimia - Bekasi

Setelah itu dibuka dan dikeringkan, warna yang muncul adalah warna alami dan asli tanpa ditambahkan warna lain.

Tentunya produk kain yang dihasilkan berbeda satu sama lain, baik dari warna dan ukuran daun tidak sama.

Contoh warna yang digunakan yaitu warna merah dari daun jati dan coklat dari daun akasia.

Serat dan tulang daun yang detail dan kuat yang menarik minat orang luar negeri terutama Perancis.

Kontinuitas produksi kerajinan kain eco dyeing Ricyanto bisa tetap terjaga karena adanya pohon-pohon tersebut di kebunnya.

Kerajinan Songket Bali Tas Handbag Selempang Ukuran 30x18x20 - Bogor

Penjualan di dalam negeri biasanya di Palembang, Jakarta, Surabaya dan daerah lainnya.

Harga jual kerajinan kain eco dyeing dihargai mulai dari Rp 125.000 hingga Rp 250.000.

Perawatannya juga mudah layaknya kain baik pada umunya, dengan dicuci pakai tangan dan kain dibalik saat dijemur serta disetrika pada suhu tidak terlalu panas.