0

Uniknya Kerajinan Triplek dari Gunung Pulosari, Berbentuk Burung Garuda Hingga Naga

Penulis: Mirta HanindyaResanti
Uniknya Kerajinan Triplek dari Gunung Pulosari, Berbentuk Burung Garuda Hingga Naga

TRIBUNJUALBELI.COM – Triplek biasanya digunakan sebagai bangunan untuk membuat furniture.

Selain bahannya yang tipis dan mudah dibentuk, triplek juga dapat dibuat untuk kerajinan tangan.

Salah satu pengrajin triplek tersebut yaitu Yatno (62) yang tinggal di kaki Gunung Pulosari, Kampung Gunung Santri, Desa Pasir Eurih, Cipeucang, Pandeglang.

Miniatur Bus Haryanto Hm 050 Bahan Triplek Pintu Bisa Dibuka Skala 43 - Banjarnegara

Dilansir dari BantenTribun.com, Sejak bujangan memang Yatno sudah menggeluti kerajinan tangan dari triplek ini.

Yatno menyulap triplek menjadi kerajinan unik yang bernilai estetika tinggi yang cocok untuk penghias ruangan rumah atau perkantoran.

Triplek tersebut dibuat dengan berbagai bentuk hewan seperti burung, garuda, ayam, kupu-kupu, naga dan sebagainya.

Berbagai jenis binatang dari kerajinan triplek ini banyak tergantung di teras rumah Yatno.

Awalnya Yatno sempat berhenti membuat kerajinan triplek ini dan beralih ke pembuatan lemari dan perkakas dapur.

Almari Triplek Barang Baru Harga Murah Cocok Buat Anak Kos Rumah - Solo

Namun melihat banyaknya sisa-sisa triplek yang tidak terpakai, akhirnya muncul keinginan untuk membuat kerajinan triplek berbentuk hewan ini.

Hanya bermodalkan alat sederhana seperti gergaji dan triplek, dia mampu membuat 30 jenis hewan kerajinan tangan dari triplek ukuran 3 milimeter.


Namun karena keterbatasan modal, Yatno kini hanya memproduksi jika ada pesanan saja.

Dalam sehari dia mampu membuat 10 buah kerajinan triplek bentuk hewan dengan ukuran kecil.

Kerajinan triplek dengan ukuran kecil dijual dengan harga sekitar Rp 40 ribu hingga Rp 50 ribu.

Kerajinan Liontin Kayu Resin Orenge/LT0006 Model Segitiga Limited Edition - Kendari

Kerajinan Ukiran Kayu Tempel Jati dan Mahoni Kursi, Lemari, Dipan - Jepara

Sedangkan kerajinan triplek ukuran besar dijual sekitar Rp 100 ribu hingga Rp 150 ribu.

Salah satu pembeli bernama Yoyoh asalah Kampung Salawi Palanyar mengaku senang dengan kerajinan triplek buatan Yatno ini.

Selain itu pembeli juga bisa melihat secara langsung proses produksi kerajinan triplek ini dengan berbagai bentuk sesuai permintaan.