TRIBUNJUALBELI.COM - Sering kali orang mengalami sulit tidur pada malam hari.
Pakar tidur dari Jerman, Martina Riepold mengatakan jika tidur di ruang kerja bisa jadi salah satu pemicu sulit untuk bersantai di malam hari.
Kata Riepold, untuk membantu waktu tidur malam yang nyenyak, adalah waktu tidur yang teratur dengan penyimpangan tidak lebih dari setengah jam.
Pada siang hari, disarankan untuk membatasi tidur siang hingga 10 atau 20 menit.
Selain itu juga aktif dan banyak berolahraga, yang membuatnya lebih mudah untuk bersantai di penghujung hari.
Orang yang menonton televisi di malam hari sebaiknya berhenti menonton dua jam sebelum tidur.
BACA JUGA : Berkeringat Setelah Bangun Tidur? Waspadai 3 Masalah Kesehatan Ini
BACA JUGA : Sering Tidur Larut Malam? Awas Bahaya Ini Bisa Mengancam Kesehatanmu
Juga hindari juga cahaya biru yang dipancarkan oleh monitor komputer, tablet, dan smartphone selama minimal dua jam sebelum tidur, tulis Riepold.
Minuman yang mengandung alkohol juga harus dihindari.
Meskipun membantu untuk tertidur, bahkan alkohol dalam jumlah sedang dapat menjadi penghalang untuk tidur nyenyak tanpa gangguan.
Jika kebiasaan tidur yang baik tampaknya tidak membantu.
Maka lebih baik bangun dan menyibukkan diri dengan sesuatu daripada bolak-balik berjam-jam di tempat tidur, menurut Riepold.
Riepold mengatakan definisi klinis dari insomnia adalah mengalami kesulitan tertidur, bersama dengan bangun sangat awal dan kurang tidur, setidaknya tiga kali seminggu selama sebulan.
Penyebab insomnia dapat bersifat psikologis, seperti stres terkait pekerjaan atau hubungan - atau fisiologis.
Seperti diabetes atau kelenjar tiroid yang terlalu aktif. Langkah pertama dalam mengobati insomnia adalah menemukan penyebabnya.
Artikel ini telah tayang di GridHealth.id dengan judul "Kesulitan Tertidur di Malam Hari, Mungkin Ini yang Jadi Gara-gara"