0

Waspada, 7 Masalah di Kaki Ini Bisa Jadi Pertanda Tubuh sedang Sakit Serius

Penulis: Andra Kusuma
Waspada, 7 Masalah di Kaki Ini Bisa Jadi Pertanda Tubuh sedang Sakit Serius

TRIBUNJUALBELI.COM - Tubuh manusia itu memang unik.

Untuk menunjukkan bagian tubuh yang sakit, ia bisa saja mengirimkan sinyal melalui bagian tubuh yang lain.

Salah satunya, kita bisa menangkap sinyal tanda sakit dari gejala yang muncul di kaki.

Tujuh masalah kaki ini bisa menjadi gejala sakit serius.

Nah, ternyata kita bisa mengetahui kondisi kesehatan kita melalui tanda-tanda pada kaki.

BACA JUGA : Bisa Sembuhkan Berbagai Penyakit, Pijat di 4 Titik Refleksi Kaki Ini

BACA JUGA : Jangan Sembarangan, Pijat Kaki dalam Kondisi Ini Bisa Serangan Jantung

Hal ini disampaikan oleh Terry Philbin, D.O. dari American Academy of Orthopedic Surgeons (AAOS).

Berikut kondisi kaki yang bisa jadi petunjuk ada yang salah dalam tubuh kita, misalnya penyakit diabetes, artritis, bahkan sakit jantung:

1. Nyeri

“Jangan pernah mengabaikan rasa nyeri,” kata Jane Andersen, D.P.M, Podriatis alias Ahli Penyakit Kaki, dari Chapel Hill, Carolina Utara. Semua tipe nyeri (baik baru maupun sudah lama) merupakan tanda Anda harus mengunjungi dokter. Rasa nyeri di kaki bisa menjadi sinyal akan peradangan yang berhubungan dengan artritis.

Nyeri di pagi hari saat bangun tidur dan baru mereda di siang hari merupakan sinyal dari penyakit artritis (radang sendi, kaku sendi) dan plantar fasciitis (radang pada tumit/nyeri tumit).

Biasanya disebabkan oleh penggunaan sepatu hak tinggi.

Sedangkan plantar fasciitis sering menyerang para pelari dan orang yang kelebihan berat badan.



Nyeri yang semakin terasa di siang hari mengindikasikan kerusakan/keretakan tulang ringan.

Rasa nyeri akibat tulang yang retak biasanya tidak terasa sakit ketika didiamkan. Namun akan sangat terasa sakit ketika membawa beban.

Tulang retak ringan biasanya disebabkan karena melakukan pekerjaan terlalu berat dan belum dibiasakan.

Misalnya, mulai berolahraga. Kondisi ini juga bisa terjadi bagi penderita osteoporosis.

2. Terjadi perubahan warna

Banyak orang yang memeriksakan diri dari kemungkinan terkena sakit kanker kulit namun lupa memeriksakan kulit kaki. Padahal, kanker kulit paling bisa dideteksi melalui kaki.

“Misalnya terdapat memar tidak biasa di atas maupun telapak kaki, itu perlu diperiksa,” kata Andersen.

Adanya benjolan, bintik-bintik gelap di bawah kuku kaki, bintin-bintik di bawah kulit kaki, dan juga bintik-bintik yang tampak seperti darah yang mongering di kaki, bisa mengindikasikan kanker kulit.

3. Mati rasa

Kalau kaki mati rasa, bisa jadi itu gejala dari masalah kesehatan yang serius.

Penyebabnya mati rasa bisa saja terjadi karena:



a) Penyakit arteri perifer (PAD), penyempitan arteri sehingga aliran darah pada kaki berkurang.

PAD menyebabkan kaki mati rasa, kadang-kadang disertai dengan kaki bagian bawah yang dingin.

b) Diabetes, bisa mengganggu sirkulasi darah dan menyebabkan komplikasi saraf.

Mati rasa pada kaki bisa menjadi indikasi awal untuk menunjukkan penyakit diabetes.

Mati rasa juga bisa dihubungkan dengan masalah pada otak dan sistem saraf. Bisa pula karena radang sendi, juga sering menyerang para pecandu alkohol.

4. Bengkak

Kaki yang membengkak mungkin terjadi karena terlalu lama berdiri, namun bisa juga mengindikasikan cedera pada tulang atau stres pada tendon kaki.

Kaki yang membengkak juga bisa menandakan ada yang bermasalah dengan pembuluh vena alias arteri.

Jika kaki membengkak padahal tidak memiliki riwayat cedera, bisa jadi persoalan urat nadi yang terjadi.

Kalau hal ini terjadi dibutuhkan pengujian lebih lanjut.



Sebab bisa saja ada yang bermasalah dengan kelenjar tiroid bahkan tanda gagal jantung kongestif (jantung tidak memompa darah ke organ tubuh lainnya).

5. Kaki yang dingin

Kaki yang dingin dalam jangka waktu lama bisa jadi akibat kurangnya aliran darah pada kaki.

Sirkulasi darah yang tidak baik ini bisa jadi akibat komplikasi penyakit PAD yang biasanya menyerang orang berusia 50 tahun ke atas.

Orang yang paling berisiko adalah mereka yang merokok, memiliki tekanan darah tinggi, memiliki riwayat sakit jantung dan stroke.

Kalau kaki yang dingin dan berubah warna, misalnya dari normal menjadi biru atau merah, mungkin diakibatkan pembuluh darah yang kejang.

6. Gatal

Gatal akibat kaki yang bersisik bisa menandakan infeksi jamur.

Biasanya ditandai dengan sisik putih, ruam, bahkan kulit yang tampak retak karena sengatan luka bakar.

Biasanya terjadi akibat sering memakai sepatu yang sempit.

Kondisi ini bisa pula menyebabkan kuku yang berjamur yang lebih sulit diobati.

7. Perubahan gaya berjalan

Jika Anda mengalami perubahan mendadak dalam cara berjalan, segeralah konsultasikan dengan dokter.

Sebab kemungkinan ada masalah sistem saraf yang serius.

Misalnya, stroke dan sclerosis (masalah pada tulang belakang)

Perubahan cara berjalan akibat mati rasa alias tidak merasakan tanah juga berbahaya.

Sebab berisiko tinggi untuk jatuh. Kadang, perubahan gaya berjalan ini juga bisa terjadi akibat perubahan kondisi sendi. (Intisari Online/Tika Anggreni Purba)