TRIBUNJUALBELI.COM - Saat memilih rumah yang akan dibeli pasti ada beberapa perbedaan selera dan kebutuhan setiap orang.
Namun ada beberapa tips dalam memilih lokasi, seperti yang strategis akses mudah dan dekat.
Ini ada 3 tips yang bisa kamu lakukan sebelum membeli rumah.
Pertama
Pilih lokasi rumah yang jaraknya tak terlalu jauh dengan aktivitas sehari-hari, bahkan dekat dengan tempat kerja dan sekolah anak-anak.
BACA JUGA : Jangan Lakukan 5 Kebiasaan Buruk Ini Jika Tidak Ingin Alat Elektronik di Rumah Cepat Rusak
BACA JUGA : Perhatikan, 8 Tanda Ini Menunjukkan Rumah Anda Memiliki Fengshui yang Buruk
Namun jika tempat kerja di dalam kota dan tidak memungkinkan membeli rumah di kawasan perkotaan karena harga yang melangit, maka pertimbangkan hal kedua ini.
Pilih lokasi yang mudah mengakses tempat kerja dan sekolah dengan berbagai alat transportasi.
Semakin mudah menjangkaunya dengan alat transportasi seperti KRL, angkotan kota, dan shuttle bus, semakin layak diperhitungkan.
Nah, bagaimana mengidentifikasi lokasi tersebut? Cermati berbagai media promosi (brosur, maket, peta, dll) dan pastikan itu menceminkan kondisi sebenarnya dengan melihat dan menengok kondisi sebenarnya.
Lakukan survei tidak hanya sekali.
Lihatlah situasi rumah dan perumahan dalam berbagai kondisi dan waktu, misalnya di pagi, siang, sore, atau malam hari.
Ini akan memberi gambaran yang komplit tentang aktivitas perumahan.
Tambah survei di hari berbeda, misalnya di hari Minggu dan hari libur.
Hal ini untuk mengukur seberapa padat arus lalu lintas dan seberapa banyak tempat bagi warga perumahan menghabiskan waktu di hari libur.
Ini juga untuk mengukur seberapa rukun kehidupan antarwarga di perumahan itu.
Catat waktu tempuh untuk setiap tujuan sehingga jam-jam sibuk yang berpotensi terjadi kemacetan dapat diketahui dengan pasti agar dapat disesuaikan dengan aktivitas keluarga.
BACA JUGA : Hindari 4 Kebiasaan Ini Jika Tidak Ingin Dispenser di Rumah Cepat Rusak
BACA JUGA : Bentuk dan Warna Atap Rumah Ternyata Pengaruhi Kualitas Kehidupan Penghuni
Kedua
pilih lokasi yang sehat. Ukuran rumah yang sehat adalah kualitas air dan udara.
Ada beberapa lokasi perumahan yang tadinya berupa rawa-rawa atau sawah yang berakibat besar pada kualitas air dan kekuatan pondasi tempat rumah berdiri.
Sehat juga diukur dari kualitas bangunan.
Cari informasi sebanyak mungkin lewat teman, orang sekitar atau beberapa penduduk yang sudah menempati daerah tersebut.
Tidak cukup hanya melihat rumah contoh saja.
Lihatlah ke lokasi pembangunan dan bagaimana cara pengembang membangun rumah.
Selain sebagai referensi sebelum membeli, survei ini berguna untuk persiapan merencanakan pembenahan nantinya pada rumah yang akan dibeli.
Jangan datang hanya ketika hari panas, tapi juga saat hujan.
Pada saat hujan kamu akan diketahui sistem drainase perumahan dan kekuatan genting dan atap menahan curah hujan.
Ketiga
Pilih lokasi yang aman. Keamanan dan kebersihan rumah dan perumahan juga masuk dalam pertimbangan memilih lokasi.
Rawan pencurian dan masalah sampah sering menjadi problema yang tak terpikirkan pada awalnya.
Selain itu, tataguna lahan, adalah salah satu yang jarang dikonfirmasi ke pihak pengembang pada awal membeli.
Tanyakan pada pengembang apakah keamanan perumahan dikelola pengembang atau penduduk sekitar.
Juga cermatilah soal sampah, apakah dikelola dengan baik oleh pengembang atau justru pemulung yang berseliweran ke luar masuk kompleks.
Tanyakan ke pengembang apakah lahan memang dialokasikan untuk perumahan dan apakah mungkin berubah?
Mintalah surat resmi yang kuat secara hukum.
Nah, Idealovers jangan malas untuk melakukan ini, karena rumah yang sudah terbeli tak akan bisa dikembalikan dan akan digunakan dalam waktu yang lama, bahkan seumur hidup.
Artikel ini telah ditayangkan di Idea.grid.id dengan judul "Lokasi Ideal untuk Rumah Ditentukan dari 3 Hal Ini, Cek sebelum Beli"