TRIBUNJUALBELI.COM - Terasi merupakan salah satu bahan dapur yang biasa digunakan untuk memasak.
Terasi menjadi salah satu pelengkap dalam mengolah berbagai masakan.
Saat mentah, bahan ini punya aroma kurang sedap.
Tapi begitu dimasak dengan aneka bumbu, terasi langsung berubah menjadi super sedap.
Makanan pun jadi makin mengiurkan.
Itu sebabnya terasi seringkali ditambahkan dalam segala masakan seperti tumisan sayur,
Karena sering digunakan, terasi pun jadi bumbu wajib di setiap dapur bumbu daging, sambal dan masih banyak lagi.
Itu sebabnya, kita harus tahu cara menyimpan dan mengolah terasi supaya aromanya makin sedap.
Menyimpan Terasi
Sebenarnya menyimpan terasi itu super mudah.
Terasi bisa dibiarkan saja dalam suhu ruang dan bisa bertahan sangat lama.
Soalnya, terasi difermentasi menggunakan garam, jadi sudah pasti awet.
Apalagi kalau terasinya adalah jenis terasi kering yang banyak dijual dalam kemasan.
Terasi kering ini bisa bertahan sangat lama.
Kalau mau disimpan dalam lemari es, juga tidak masalah.
Tapi, pastikan terasi disimpan dalam kotak kedap udara.
Kalau tidak, aroma terasi bisa menyebar di seantero kulkas.
Aroma kulkas pun jadi kurang sedap.
Belum lagi kalau bau terasinya menyebar juga ke bahan makanan yang lain.
Mengolah Terasi
Bumbu seperti terasi wajib dimatangkan dengan cara dibakar dulu.
Pemangagan dilakukan supaya aroma terasi jadi makin sedap.
Caranya, terasi bisa disangrai di atas pan atau dibakar langsung di atas bara api.
Dengan cara sederhana ini, terasi jadi double aroma sedapnya.
Tips tambahan, ada baiknya kita memanggang atau membakar terasi sesaat sebelum dihilangkan.
Tidak dianjurkan untuk menyetok terasi yang sudah dibakar karena aromanya justru akan kembali hilang.
Tapi, sebagian orang seringkali memanggang dulu seluruh terasinya dengan alasan kepraktisan. (*)