0

Ini 5 Larangan saat Mengisi Bensin di SPBU

Penulis: Zahrina Oktaviana
Ini 5 Larangan saat Mengisi Bensin di SPBU

TRIBUNJUALBELI.COM - Saat mengisi bensin di SPBU, ada beberapa larangan yang harus dihindari.

SPBU merupakan singkatan dari Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum.

Sesuai dengan namanya, SPBU menjadi tempat penjualan Bahan Bakar Minyak (BBM).

Karena BBM mudah terbakar dan bisa berbahaya jika terkena bahan tertentu, kita harus mematuhi peraturan yang ada di SPBU, nih.

Terutama tentang larangan atau hal yang tidak boleh kita lakukan saat mengisi bensin.

Secara umum, berikut adalah lima larangan saat mengisi bensin di SPBU seperti yang dilansir dari Bobo:

1. Dilarang Menghidupkan Mesin saat Mengisi BBM

Mesin kendaraan bisa menjadi unsur pematik api.

Jika terdapat uap bensin dan didukung udara, api pun bisa muncul dengan cepat.

Sebab itu, sebaiknya mematikan mesin kendaraan saat mengisi BBM.

BACA JUGA : Tak Banyak yang Tahu, Ini Arti Kode Angka yang Tertulis di SPBU Pertamina

BACA JUGA : Tak Banyak yang Tahu, Ini Beda Fasilitas SPBU Warna Merah dan Biru

2. Dilarang Duduk di Atas Motor saat Mengisi Bensin

Ternyata turun dari motor saat melakukan pengisian bensin adalah hal yang wajib dilakukan.



Pengendara motor juga diwajibkan untuk mematikan mesin kendaraan saat akan mengisi bensin. Lalu, motor juga wajib distandar.

Bahkan ketiga hal ini merupakan peraturan yang harus ditaati tak hanya oleh pengendara di Indonesia, tapi juga di seluruh dunia.

Menurut pihak Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), turun dari motor saat akan isi bensin dilakukan untuk menghindari terjadinya bahaya.

Jika misalnya ada percikan api di sekitar kendaraan, kita pasti akan merasa panik.

Pengendara yang tidak turun dari motor bisa jadi terkena percikan api itu dan terluka.

BACA JUGA : Berminat Buka Usaha SPBU Mini Resmi? Modal Minim, Cek Syarat dan Prosedurnya

BACA JUGA : Ini Alasan Kenapa Membeli Bahan Bakar di SPBU Dilarang Memakai Botol Plastik

Kalaupun sudah turun dari motor tapi motor tidak distandar, itu akan jadi hal berbahaya juga.

Jika pengendara masih memegang atau menuntun motor saat isi bensin dan muncul percikan, kepanikan itu bisa jadi membuat pengendara panik dan membanting motornya.

Motor yang dijatuhkan bisa membuat bensin di dalam tangki tumpah sehingga api bisa menjalar ke mana-mana dan terjadi kebakaran besar.

Lain halnya jika kita turun dari motor dan menstandarkan motor.

Meski merasa panik, kita hanya perlu berlari menjauhi percikan api itu.

Hal ini juga memungkinkan motor tetap ditinggal di tempat dan mengurangi dampak dari percikan api itu.

3. Dilarang Menggunakan Ponsel



Pada dasarnya, radiasi sinyal ponsel itu merambat lewat udara.

Radiasi ini juga punya sifat yang panas, meski panasnya ini memang tidak terlalu terasa oleh kulit manusia.

Sementara itu, bahan bakar yang dikeluarkan dari mesin di pom bensin punya sifat yang mudah menguap.

Saat dimasukkan ke dalam mesin mobil, bahan bakar akan menguap dan uapnya ini punya sifat yang mudah terbakar.

4. Dilarang Menggunakan Kamera

Bersumber dari Kompas.com, perangkat elektronik memakai baterai sehingga berisiko memantik api jika tersulut uap bensin.

Hal lainnya yang bisa berbahaya adalah flash pada kamera.

Sebab, bisa jadi ada gelombang atau listrik statis di dalam flash, sehingga bisa menimbulkan api.

5. Dilarang Merokok

Hal ini sudah sangat jelas dampaknya, nih.

Rokok yang sedang dinyalakan tentu mengandung bara api atau api di ujungnya. Sehingga bisa menjadi pematik api.

(Penulis: Iveta R., Cirana Merisa/BOBO)

Artikel ini telah tayang di laman Bobo dengan judul Bisa Menimbulkan Bahaya, Ini 5 Larangan saat Mengisi Bensin di SPBU