TRIBUNJUALBELI.COM - Komponen pada kendaraan pada umumnya memiliki masa usia pakai.
Jika sudah melewati batas penggunaan, biasanya komponen tersebut akan mengeluarkan tanda-tanda seperti bunyi tidak wajar, berkurangnya kenyamanan hingga ubahan bentuk fisik.
Tidak terkecuali untuk jok sepeda motor, yang memiliki hubungan erat dengan kenyamanan saat berkendara.
Ada cara mudah mendeteksi jok motor yang sudah tidak layak pakai, yaitu adanya retakan-retakan pada cover, busa yang keras, sampai warna mulai memudar.
Namun tidak jarang pemilik kendaraan abai terhadap hal tersebut.
BACA JUGA : Jangan Asal Modif, Ini Bahaya Mengubah Jok Motor yang Tak Banyak Orang Sadari
BACA JUGA : Rawat Jok Motor dengan Lotion, Sederhana dan Gampang Begini Caranya
Alhasil, pegendara jadi cepat merasa lelah ketika mengemudi, hingga hal yang terparah bisa menimbulkan kecelakaan.
Pasalnya, jok motor berfungsi untuk menopang dan meredam guncangan sehingga harus senyaman mungkin.
Untuk jok motor jenis kulit sintetis itu pasti mempunyai masa pakai.
Biasanya umur pemakaian sekitar lima hingga tujuh tahun, itupun jika motor tersebut jarang digunakan atau tidak untuk sehari-hari.
Jika motor itu digunakan maka umur jok motor bisa lebih pendek dari itu.
Biasanya empat tahun pun sudah usang atau muncul bercak retak-retak bahkan sobek.
Dikarenakan pemakaian setiap hari tergesek-gesek celana dan terkena panas dan hujan.
Ketika jok sudah tidak layak pakai biasanya akan ditandai dengan busa yang mengeras dan munculnya retakan.
Saat tanda-tanda tersebut sudah terjadi, sebaiknya pemiliki kendaraan segera mengganti cover jok.
Karena jika hal tersebut dibiarkan, pemilik kendaraan bisa mengeluarkan kocek lebih dalam untuk memperbaiki jok motornya.
BACA JUGA : Belum Banyak yang Tahu, Begini Trik Bikin Jok Motor Matic Jadi Empuk & Nyaman
BACA JUGA : Jok Motor Bergerak dan Berisik? Ikuti Cara Ini untuk Mengatasinya
Sebab, cepat atau lambat akan timbul robekan pada jok sampai busanya terlihat.
Ketika busa sudah terpapar oleh panas dan terkena matahari akan menjadi getas atau rontok, bahkan bisa menimbulkan jamur.
Oleh sebab itu, pemilik kendaraan harus memperhatikan kondisi jok motor, agar bisa menghemat pengeluaran untuk kendaraan.
Hindari juga menggunakan lakban untuk menutup sobekan di jok karena hal itu bisa membuat jok lebih rusak. (*)
(Andrakp/Tribunjualbeli.com)