TRIBUNJUALBELI.COM - Manusia diciptakan dengan dua lubang hidung yang berfungsi sebagai organ pernapasan.
Dengan kedua lubang hidung ini, kita dapat menghirup oksigen dan mengembuskan karbon dioksida.
Menurutmu, apakah lubang hidung sebelah kiri dan kanan ini memiliki fungsi yang sama?
Ternyata kedua lubang hidung memiliki manfaat yang berbeda saat digunakan untuk bernapas.
Lubang hidung kiri dan kanan bekerja masing-masing dan ini dapat memengaruhi kimia tubuh dengan cara yang berbeda.
BACA JUGA : Sering Ngupil? Tanpa Disadari Ini Bahaya yang Bisa Timbul pada Bagian Hidung
BACA JUGA : Intip Yuk Cara Ampuh Mancungkan Hidung yang Efektif dan Aman
Lubang hidung dianggap seperti matahari yang bersifat panas.
Ini karena fungsinya untuk mengeluarkan udara panas dari dalam tubuh sehingga dapat meningkatkan pengeluaran zat (sekresi) asam.
Sedangkan lubang kiri berkarakter dingin dan dianggap seperti bulan.
Ini karena fungsinya mengeluarkan udara dingin dan mengingkatkan pengeluaran alkali yang bersifat basa.
Bernapas melalui lubang hidung kiri memengaruhi aktivitas otak kanan.
Begitu juga sebaliknya, bernapas melalui lubang kanan, memengaruhi aktivitas otak kiri.
Beberapa penyakit juga dapat disembuhkan dengan mengatur pernapasan melalui lubang hidung sebelah kiri atau kanan.
Misalnya saja, bernapas lebih banyak menggunakan lubang hidung kanan dapat meredakan sakit kepala, membantu menyembuuhkan gangguang pencernaan, dan meringankan susah buang air besar.
Sedangkan bernapas lebih banyak menggunakan lubang hidung kiri dapat menghilangkan stres.
Untuk mengatasi susah tidur atau insomnia, caranya adalah dengan berbaring ke arah kanan dan bernapas dengan lubang hidung kiri.
Lubang kanan dapat ditutup sementara selama 25 sampai 30 menit.
Awas, Kondisi Hidung Seperti Ini Merupakan Tanda-Tanda Terkena Penyakit
1. Kehilangan penciuman
Jika merasa kemampuan untuk penciuman terganggu atau bahkan tidak bisa mencium aroma apapun, waspadai Neurodegenerative Disease.
Penyakit ini bisa berupa Alzheimer atau penyakit Parkinson yang bisa berakibat fatal.
Selain itu, bisa juga terjadi kemungkinan masalah otak lainnya saat mengalami gangguan penciuman yang ekstrem.
2. Penciuman yang tidak benar
Pernah mencium suatu bau-bau tertentu padahal tidak ada sumber bau?
Waspadalah karena bila terjadi beberapa kali ternyata merupakan tanda penyakit.
Kondisi ini bisa terjadi karena cedera kepala, tumor otak, penyakit neurogenik, dll.
Bila mengalami kondisi ini, kamu harus diperiksa oleh dokter untuk mencari tahu penyebab sebenarnya dan mendapatkan perawatan.
3. Kulit memerah atau menebal
Saat kulit hidung terasa menebal atau memerah, seseorang mungkin mengalami penyakit rosacea.
Subjenis rosasea berat disebut juga rhinophyma bisa menyebabkan perubahan bentuk hidung dan memicu kesulitan bernapas.
Dikatakan juga kondisi ini bisa membuat pengelihatan terganggu.
4. Hidung mimisan dan terdapat bintik-bintik
Bila mengalami mimisan yang abnormal disertai dnegan adanya bintik-bintik paa kulit, waspadai Hereditary Hemorrhagic Telangiectasia (HHT).
Kondisi ini adalah kelainan genetik langka yang dapat menyebabkan pendarahan hidung dan melemahnya pembuluh darah.
Penyakit ini dapat menyebabkan stroke jantung atau menyebabkan bekuan darah di paru-paru.
5. Lendir berwarna
Lendir atau ingus berwarna kuning atau hijau bisa menjadi tanda infeksi virus atau bakteri.
Selain itu bila lendir berwarna kehitaman ternyata bisa menjadi gejala kondisi serius atau infeksi yang disebabkan oleh jamur di sistem pernapasan.
Namun kondisi tersebut bisa juga karena menghirup debu dan kotoran secara berlebihan.
Berita ini sudah tayang di laman Bobo.Grid.ID dengan judul Inilah Perbedaan Fungsi Lubang Hidung Sebelah Kiri dan Kanan