0

Fenomena Hujan Es Terjadi di Beberapa Wilayah Indonesia, BMKG Ungkap Penyebabnya

Penulis: Achadiyah Nurul
Fenomena Hujan Es Terjadi di Beberapa Wilayah Indonesia, BMKG Ungkap Penyebabnya

TRIBUNJUALBELI.COM - Akhir-akhir ini sejumlah wilayah di Indonesia muncul fenomena hujan es.

Fenomena hujan es ini terjadi di beberapa wilayah di Indonesia, seperti Buleleng, Bali, dan NTT.

Sejumlah netizen membagikan video hujan es yang terjadi di Buleleng, Bali.

Tak hanya di Bali, sejumlah netizen juga membagikan video mengenai hujan es yang terjadi di Lombok Timur.

Demikian pula hujan es yang terjadi di Pos 7 Gunung Slamet.

BACA JUGA : BMKG Prediksi Adanya Potensi Cuaca Ekstrem Sepekan Depan, Wilayah Ini Perlu Waspada

BACA JUGA : Peringatan Hujan Deras Disertai Petir di Pulau Jawa, Ini Himbauan BMKG

Sebelumnya, pemberitaan Kompas.com, 23 Oktober 2020, juga melaporkan adanya hujan es sebesar kelereng yang terjadi di Kecamatan Miomafo Barat, Kabupaten Timor Tengah Utara, NTT.

Bagaimana hujan es bisa terjadi dan apa penyebabnya?

Kepala Subbid Peringatan Dini Cuaca BMKG Agie Wandala Putra mengatakan, dalam ilmu meteorologi, hujan es disebut dengan hail.


Hail atau hujan es, jelas dia, merupakan presipitasi yang terdiri dari bola-bola es.

"Salah satu proses pembentukannya (hujan es) adalah melalui kondensasi uap air lewat pendinginan di atmosfer pada lapisan di atas level beku," ujar Agie saat dihubungi Kompas.com, Senin (23/11/2020).

Ia menjelaskan, es yang terjadi dengan proses ini umumnya berukuran besar.

Setelah turun ke arah yang lebih rendah, karena ukurannya yang besar dan terkena suhu yang relatif lebih hangat, tidak semua es bisa mencair.

BACA JUGA : 6 Siklon Tropis yang Dipantau BMKG Bisa Pengaruhi Cuaca di Indonesia

BACA JUGA : Musim Hujan Tapi Mengapa Cuaca di Indonesia Panas? Ini Penjelasan BMKG

"Proses lain yang dapat menyebabkan hujan es adalah pembekuan, di mana uap air lewat dingin tertarik ke permukaan benih-benih es."

"Karena terjadi pengembunan yang mendadak, maka terbentuklah es dengan ukuran yang besar," jelas Agie.

Agie menyebutkan, fenomena hujan es atau hail adalah fenomena cuaca alamiah yang biasa terjadi.

Adapun kejadian hujan lebat atau hujan es yang juga disertai kilat atau petir dan angin kencang yang berdurasi singkat merupakan fenomena yang banyak terjadi saat masa transisi atau pancaroba.


Hal ini terjadi pada masa peralihan dari musim kemarau ke musim hujan ataupun sebaliknya.

"Seperti yang sedang terjadi saat ini di mana dengan mulainya penguatan monsun Asia, maka dalam beberapa waktu ke depan hujan akan kembali meningkat di Tanah Air," kata Agie. (Kompas.com/Nur Rohmi Aida)

Artikel ini sudah tayang di laman Kompas.com dengan judul Fenomena Hujan Es di Sejumlah Wilayah, Apa Penyebabnya?