0

Pernah Lihat Jaring-jaring yang Ada di Atap Kabin Bus? Ternyata Ini Fungsinya

Penulis: Lilyana Siradj
Pernah Lihat Jaring-jaring yang Ada di Atap Kabin Bus? Ternyata Ini Fungsinya

TRIBUNJUALBELI.COM - Pernahkah kalian memperhatikan sesuatu yang cukup membuat penasaran ketika sedang naik bus?

Ini adalah benda berbentuk kotak dengan kawat yang dibentuk jaring, bertempat di antara emergency exit yang ada di atap bus.

Jika kalian sedang dalam kabin sebuah bus dan melewatinya, pasti akan terdengar suara angin.

Pasalnya cukup banyak yang tidak tahu dan penasaran, sebenarnya apa fungsi dari komponen ini?

BACA JUGA: Masih Digunakan Sampai Sekarang, Ini Fungsi Kaca Belakang Pada Bus

Ternyata Ini Fungsi Jaring-jaring yang Ada di Atap Kabin Bus | Karoseri Laksana via Kompas.com

Export Manager karoseri Laksana, Werry Yulianto mengatakan, kalau komponen yang ada di atap kabin itu termasuk dalam bagian AC bus, yaitu inlet.

“Fungsinya sebagai sirkulasi udara di kabin bus, untuk sirkulasi,” ucap Werry kepada Kompas.com, Selasa (17/11/2020).

BACA JUGA: Ini Efek Mesin Mobil Bagi Pemilik yang Sering Gonta Ganti BBM

Bagian inlet ini berguna agar udara yang di kabin menjadi baik. Selain itu, bagian inlet ini juga menyambung ke bagian kondensor AC yang ada di atap. Sehingga posisinya juga menyesuaikan dengan kondensornya.

Misalnya untuk bus biasa, kondensornya ada di atap, tepatnya di tengah sehingga posisi inletnya juga di tengah.

Berbeda dengan bus double decker, kondensornya berada di belakang, di atas mesin, sehingga inletnya ada di bagian belakang kabin.


“Kalau di double decker, inletnya di bagian belakang kabin, ada juga di dek bawah dan atas,” kata Werry.

Jarang Disadari, Ini Fungsi Penting Kotak Hitam yang Ada di Dekat Shockbreaker Motor Matic

Buat Anda pemilik motor matic khususnya Honda, cobalah perhatikan kotak hitam yang ada di dekat CVT.

Mesin CVT dari Honda memiliki kotak hitam yang menonjol pada bagian belakang dari CVT.

BACA JUGA: Bukan Selalu dengan Menggunakan BBM Oktan Tinggi, Ini 3 Faktor yang Membuat Kendaraan Irit Bahan Bakar

BACA JUGA: Pakai Pertamax Bikin Mesin Mobil Awet Ketimbang Pertalite, Ini Penjelasan Mekanik

Kotak hitam tersebut letaknya dekat dengan suspensi belakang.

Lalu apakah sebenarnya fungsi dari kotak hitam tersebut?

Endro Sutarno, Technical Service Division PT. Astra Honda Motor (AHM), mengatakan, kalau kotak hitam tersebut berfungsi sebagai pelindung sensor kecepatan di ban belakang.

“Fungsinya sebagai cover dari speed sensor yang ada di bagian belakang motor,” kata Endro kepada Kompas.com

Fungsi dari sensor kecepatan yang pertama yaitu untuk menginformasikan kecepatan kendaraan.

Fungsi selanjutnya yaitu untuk syarat dari kerjanya Idling Start Stop (ISS) pada skutik Honda.


“Peletakan speed sensor dibelakang karena yang dibaca oleh sensor adalah gigi transmisi, dan letaknya ada di belakang CVT, dekat roda belakang."

"Untuk motor yang tidak ISS tetap ada speed sensornya,” ucap Endro.

Jangan Ditutup, Ini Fungsi Penting Lubang Kecil di Bawah Knalpot yang Jarang Diketahui

Mungkin masih banyak pemilik kendaraan yang tidak menyadari bahwa pada knalpot motor terdapat lubang kecil.

Keberadaan lubang kecil itu bukan karena kerusakan atau cacat produksi.

Melainkan memang didesain sedemikian rupa dan memiliki fungsi yang cukup penting.

Dan mungkin banyak yang belum memahami kegunaan dari lubang kecil pada knalpot.

Lubang yang berukuran beberapa milimeter dan berada di sisi bawah knalpot itu mempunyai fungsi yang cukup penting.

Kepala Mekanik Ahass Cahaya Sakti Motor Sragen Joko Purnomo menjelaskan, keberadaan lubang kecil pada knalpot berfungsi sebagai pembuangan air.

Sehingga, saat knalpot kemasukan air, maka otomatis air akan keluar melalui lubang kecil tersebut.

“Fungsinya adalah untuk pembuangan air."

"Jadi jika ada air yang masuk bisa langsung keluar melalui pembuangan tersebut,” ujarnya saat dihubungi KOMPAS.com.


Maka dari itu, Joko menyampaikan, lubang kecil tersebut jangan sampai tersumbat atau bahkan sengaja ditutup.

Kalau hal itu terjadi, maka air yang masuk ke knalpot akan tertahan di dalam.

Dampaknya bisa saja membuat knalpot mudah keropos, karena air tidak bisa keluar.

“Efeknya knalpot bisa rusak keropos, hal ini disebabkan karena air yang masuk tidak bisa keluar melalui lubang kecil yang sudah ada tersebut,” ucapnya.

Joko melanjutkan, jika air yang masuk ke knalpot cukup banyak, maka tidak hanya bisa knalpot saja, tetapi bisa saja masuk ke dalam mesin.

Kondisi ini cukup berbahaya, karena bisa merusak mesin.

“Kalau airnya tidak banyak, air bisa langsung keluar. Tetapi, kalau air yang masuk banyak misalkan dikendarai saat menerjang genangan banjir air bisa masuk ke mesin, sehingga bisa merusak,” kata dia.

Maka dari itu, keberadaan lubang kecil itu tetap diperhatikan dan jangan sampai tersumbat atau tertutup.

Hal ini untuk mengantisipasi adanya air di dalam knalpot yang bisa membuat keropos

(Kompas.com/Muhammad Fathan Radityasani)

Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Apa Fungsi Jaring-jaring yang Ada di Atap Kabin Bus?