TRIBUNJUALBELI.COM - Banyak orang ingin menjadi YouTuber karena beragam alasan.
Youtube sendiri merupakan media sosial yang menjadi tempat untuk berkreasi beberapa orang.
Melalui media sosial asal Amerika ini, tidak sedikit orang membagikan sebuah konten yang mendidik dan menghibur.
Konten yang dibagikan berbentuk sebuah video dengan durasi yang beragam.
Selain berbagi, Youtube sekarang ini sudah menjadi lahan mata pencaharian yang cukup menjanjikan loh.
Tidak sedikit orang yang membuat konten disana sukses dan menghasilkan banyak uang.
BACA JUGA: Atta Halilintar Terbanyak, Inilah 19 YouTuber Indonesia yang Mempunyai Lebih dari 10 Juta Subscriber
Intip Yuk, Ini Tips Mudah Mengunduh Video YouTube Lewat Smartphone
Misalnya seperti Baim Wong, Atta Halilintar, Ria Ricis, dan Deddy Corbuzier.
Keempat YouTuber tersebut diperkirakan dapat mengantongi pendapatan hingga milyaran Rupiah setiap bulan.
Tentu hal tersebut lah yang menjadikan banyak orang berbondong-bondong untuk menjadi YouTuber.
Namun, untuk menjadi YouTuber tentunya bukanlah sesuatu yang bisa dilakukan secara tiba-tiba.
Ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan agar bisa mengembangkan channel YouTube dengan baik.
1. Pilih Tujuan Konten
Hal pertama yang perlu kamu lakukan adalah penentuan konten yang akan disajikan.
Dengan adanya konten yang pasti, kamu akan lebih mudah dalam mengeksplor konten.
Ada banyak contoh konten yang bisa kamu jadikan tayangan di channel YouTube.
Contohnya saja seperti konten teknologi, edukasi, kesenian, tutorial, atau lainnya.
BACA JUGA: Begini Cara Mudah Mendownload Video dari Youtube di HP atau PC, Jadi Bisa Ditonton Tanpa Kuota Nih
2. Tentukan Target Penonton
Selanjutnya ada memilih target penonton yang kamu inginkan.
Tujuan dari adanya penentuan target ini hampir sama dengan langkah sebelumnya yakni untuk memudahkan kamu dalam membuat konten.
Misalnya kamu menentukan target penonton 17 tahun ke atas, maka kamu bisa menunjukkan konten yang menggunakan bahasa lebih luas dan teoritis.
Sedangkan jika targetmu adalah 17 tahun ke bawah, maka kamu lebih baik menggunakan bahasa yang simpel dan lebih atraktif.
3. Lakukan Riset
Sebagai seorang YouTuber, selain memiliki konten yang tetap, kamu pun diharapkan dapat mengembangkan konten-konten tersebut dengan beragam inovasi.
Jelas hal itu agar para penonton di channel kamu tidak merasa bosan.
Caranya pun kamu bisa melakukan riset lewat konten-konten video dari channel lain.
Atau kamu bisa menggunakan platform lain seperti Twitter, Instagram, atau bahkan podcast di Spotify untuk mencari referensi ide.
Jangan lupa juga untuk tulis hasil-hasil riset yang sudah kamu temukan agar tidak terlupa.
Ingat, hal ini kamu lakukan untuk berinovasi, bukan menjiplak.
4. Buat Rincian Video
Melanjutkan proses riset sebelumnya, sekarang kamu juga perlu memperhatikan pola serta alur dari video.
So, kamu bisa langsung saja mencatat bagaimana jalan cerita dari video yang ingin disajikan.
Di dalamnya kamu bisa mendaftar sejumlah poin seperti angle gambar, narasi, background, hingga lokasi pengambilan gambar.
Kamu bisa mencatatnya di sejumlah aplikasi pencatatan semisal Google Docs atau yang lainnya.
Sebagai catatan, kalau bisa jangan lupa juga untuk mendaftar lagu yang akan digunakan agar terhindar dari copyright YouTube.
5. Perkuat Branding Channel
Hal terakhir yang perlu kamu perhatikan adalah branding channel.
Dengan langkah ini, kamu bisa membuat ciri khas dari channel YouTube kamu.
Unsur-unsur yang bisa menjadi penguat branding kamu antara lain, logo channel, warna, font, jargon, dan konsistensi konten.
Nah, itu lah 5 hal yang perlu kamu perhatikan jika ingin menjadi YouTuber dan bisa mengembangkan channel.
Semoga informasi ini bisa bermanfaat untuk kamu yang berkeinginan untuk mencari uang melalui platform YouTube.
Artikel ini telah tayang dilaman Nextren.grid.id dengan judul 5 Tips Penting yang Perlu Diperhatikan Sebelum Menjadi YouTuber