TRIBUNJUALBELI.COM - Belakangan sedang viral game yang dimainkan dengan teknik menyamar, yaitu Among Us.
Meski bukan game yang baru rilis, Among Us tengah ramai dimainkan dan jadi sorotan warga dunia khususnya di Indonesia.
Among Us sendiri sudah dirilis pada tahun 2018 oleh pengembang Innerslot, game ini pada dasarnya mengajarkan pengguna untuk selalu waspada dengan orang di sekitarnya, bahkan dengan temannya sendiri.
Sebab, di game ini, selain berperan sebagai teman seperjuangan yang memiliki satu visi dan misi, atau istilahnya crewmate, kerabat mereka juga bisa saja menjadi penjahat yang sedang menyamar, alias impostor.
Ilustrasi tampilan karakter di Among Us | KOMPAS.com/Bill Clinten
BACA JUGA: Review Konsol Game - Cek Spesifikasi dan Harga Playstation 5, Xbox Series X, dan Xbox Series S
BACA JUGA: Sony Umumkan Peluncuran PS5, Ini Deretan Game Terbarunya: Sekuel God of War hingga Final Fantasy
Among Us belakangan tengah naik daun dan bahkan sempat trending di Twitter, terlepas dari umurnya yang sudah menginjak 2 tahun.
Among Us mencatatkan peningkatan unduhan hingga 661 persen atau setara 18,4 juta unduhan per Agustus 2020, dibandingkan bulan sebelumnya.
Di platform mobile sendiri, Among Us telah diunduh sebanyak 86,6 juta kali, naik pada periode Agustus-September.
Penyebabnya bisa jadi karena banyak YouTuber gaming yang memopulerkan game Among Us di kanal mereka masing-masing.
Selain itu, game ini juga terbilang mudah untuk dipelajari karena aturan main yang sederhana tadi, serta kocak untuk dimainkan dengan sejumlah kerabat lantaran harus saling tuduh.
Belum lagi karakternya yang menggemaskan lantaran berbentuk lonjong dan bisa dipadukan dengan beragam warna serta aksesori, seperti topi, skin, dan lain sebagainya.
Hal tersebut mengingatkan kita pada game Fall Guys: Ultimate Knockout, yang belakangan juga sedang ramai dimainkan karena aturan mainnya yang mengocok perut, serta bentuk karakter yang lonjong nan lucu.
Ditambah lagi, pandemi juga bisa bikin pengguna cepat bosan lantaran berdiam diri di rumah, sehingga Among Us bisa menjadi alternatif untuk melepas penat, apalagi jika dimainkan beramai-ramai dengan teman.
BACA JUGA: No More Lag, Operator 3 Luncurkan Kartu Perdana dan Paket Data Khusus Mobile Game Online
BACA JUGA: Penting Bagi Gamer, Ini Perbedaan Spesifikasi Ponsel Flagship Khusus Game dengan Flagship Biasa
Salah satu keunggulan Among Us, yang kemungkinan besar membuatnya semakin populer, adalah ketersediaannya.
Sebab, Among Us bisa diunduh secara cuma-cuma di toko aplikasi Google Play Store (Android) dan Apple App Store (iOS), berbeda dengan Fall Guys: Ultimate Knockout yang berbayar dan tidak ada versi mobile-nya.
Meski demikian, pengguna harus merogoh kocek sekitar Rp 40.000 agar bisa memainkan Among Us di PC via Steam.
Uniknya, Among Us juga sudah mendukung crossplay. Artinya, pengguna Android atau iOS (mobile) bisa bermain bersama dengan pengguna PC (laptop/desktop).
Aturan main
Tiap ronde permainan di Among Us bisa diisi hingga 10 pemain, dengan setting tempat di sebuah pesawat.
Dari 10 orang yang berpartisipasi, barulah sistem bakal memilih secara acak siapa yang akan menjadi crewmate dan siapa akan yang menjadi impostor.
Sehingga, peran mereka masing-masing tetap dirahasiakan.
Sistem sendiri mengizinkan jumlah impostor maksimal ada 3, sedangkan sisanya adalah crewmate.
Misi seorang crewmate di Among Us | KOMPAS.com/Bill Clinten
Nah, masing-masing crewmate memiliki misi untuk memperbaiki dan melindungi pesawat dari segala kerusakan yang diakibatkan sang impostor.
Crewmate juga diwajibkan untuk selalu waspada dan melihat gerak-gerik pemain lain yang bisa saja ternyata seorang impostor.
Sebab, impostor memiliki sebuah kemampuan untuk membunuh crewmate dan menendangnya keluar dari permainan.
Agar bisa menang, crewmate harus menetralisasi pesawat dari seluruh impostor.
Sementara dari sisi impostor, mereka harus berhasil membunuh dan mengelabui seluruh crewmate yang ada agar bisa menguasai pesawat yang mereka tumpangi.
Misi seorang impostor di Among Us | KOMPAS.com/Bill Clinten
Di titik tertentu, semua pemain yang ada, baik itu crewmate maupun impostor, bisa menggelar sebuah diskusi untuk menuduh seseorang yang dicurigai sebagai impostor dengan cara voting.
Pemain yang mendapatkan jumlah tuduhan terbanyak lantas bakal ditendang dari pesawat, entah itu crewmate atau impostor.
Pada sesi diskusi ini, pemain bisa menggunakan fitur chat untuk meyakinkan pemain lainnya siapa yang bakal ditendang dari pesawat.
Mekanisme voting di Among Us | KOMPAS.com/Bill Clinten
Sehingga, kerja sama tim memang benar-benar dibutuhkan agar tidak salah pilih orang, apabila mereka crewmate.
Adapun tugas impostor adalah menyamar serta menipu crewmate dengan segala trik agar mereka tidak dituduh dan ditendang dari pesawat.
(Kompas.com/Bill Clinten)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Apa Itu Game "Among Us" dan Kenapa Bisa Populer?