TRIBUNJUALBELI.COM - Saat tidur, sering kali kita mengalami mimpi buruk yang membuat waktu istirahat tidak maksimal.
Mimpi buruk membuat suasana hati jadi kacau dan tubuh jadi tak nyaman.
Datangnya mimpi buruk sendiri bisa karena banyak hal.
Dari stres berlebihan, kekhawatiran pada sesuatu, dan juga soal pola makan.
Dilansir dari hellosehat.com, bermimpi sebenarnya adalah sebuah proses berpikir, kelanjutan dari kereta pikiran kita selama seharian kita beraktivitas.
BACA JUGA: Ternyata 5 Jenis Minuman Ini Dapat Mengatasi Sulit Tidur, Salah Satunya Susu Hangat
Waspadai 5 Bahaya Sering Tidur di Lantai Bagi Kesehatan, Salah Satunya Paru-Paru Basah
“Mimpi buruk adalah ketika kita berpikir tentang masalah-masalah menyulitkan selama REM (Rapid Eye Movement) dan mencoba untuk membereskan mereka,” ujar Lauri Quinn Loewenberg, analis mimpi profesional dan penulis Dream On It: Unlock Your Dreams Change Your Life.
“Kita sering mencoba untuk mengabaikan masalah sulit yang mengganggu kita di siang hari, tapi ketika kita tidur dan dipaksa untuk menyepi di dalam kepala kita sendiri, otak akan membahas masalah sulit ini,” lanjutnya.
Nah, berikut beberapa hal yang dapat memicu mimpi buruk.
1. Kurang tidur
Kurang tidur bisa menyebabkan mimpi buruk, dan mimpi buruk juga menyebabkan kamu sulit tidur.
Jika kamu menyadari mimpi buruk timbul lebih sering saat tidur setelah berhari-hari begadang, pastikan kualitas tidur kamu dengan beristirahat sejenak sebelum tidur, lakukan teknik pernapasan, atau memastikan kamar tidur cukup dingin untuk meningkatkan peluang tidur nyenyak.
2. Makan sebelum tidur
Makan makanan ringan yang tinggi karbohidrat mendekati jam tidur bisa meningkatkan aktivitas otak dan metabolisme tubuh.
Meningkatnya kedua aktivitas tubuh ini mengarah ke kinerja otak yang berlebihan selama tidur dan mendorong kita bermimpi.
Ahli biokimia dari Universitas Nasional Australia melakukan studi dengan mereka menambahkan mustard dan saus Tabasco ke piring makan enam subyek laki-laki dewasa muda yang sehat.
Rasa pedas dari bumbu ditemukan meningkatkan suhu tubuh selama siklus tidur pertama, meningkatkan total waktu siaga, dan menyebabkan kegelisahan menjelang tidur di semua subyek penelitian.
Makanan pedas bukan hanya satu-satunya penyebab mimpi buruk yang harus diwaspadai.
Sebuah artikel yang diterbitkan oleh The Journal of the Mind and Body menyatakan bahwa junk food, es krim, dan permen bisa memicu lebih banyak aktivitias gelombang otak, menyebabkan tujuh dari sepuluh peserta mengalami mimpi buruk.
Nah, jika kamu menyadari mimpi buruk timbul lebih sering setelah camilan tengah malam, buat peraturan untuk tidak ngemil atau bahkan menghindari makan berat sebelum tidur.
3. Masalah psikologis
Kecemasan, stres, gangguan stres pasca-trauma (PTSD), ketakutan sehari-hari, dan menonton film horor, dapat memicu kamu bermimpi buruk.
Tetapi akar dari penyebab mimpi buruk dapat dikaitkan dengan masalah dari masa lalu.
Konflik yang belum terselesaikan tidak hilang begitu saja dari pikiran.
Mereka terpendam dalam benak dan membentuk kepribadian kita.
Trauma masa kecil dapat menyebabkan perasaan tidak aman, dan merasa terus-menerus diserang ketika mengalami hal buruk.
Kondisi ini menunjukkan bahwa pengalaman hidup kita, baik dulu dan sekarang, tidak hanya memiliki pengaruh pada kehidupan kita tetapi dalam mimpi kita juga.
4. Gangguan tidur
Masalah tidur seperti sleep apnea dan sindrom kaki gelisah dapat menyebabkan kamu mengalami mimpi buruk kronis yang berulang.
Jika kamu sering mengalami hal ini, maka sebaiknya tanyakan kepada dokter tentang pilihan pengobatan,
Karena pengobatan dapat membantu meningkatkan kualitas tidur dan juga memperbaiki mimpi buruk.
(Fadlilah Widya/Tribunjualbeli.com)