TRIBUNJUALBELI.COM - Sebentar lagi umat islam di Indonesia akan merayakan Hari raya Idul Adha 1441.
Idul Adha atau sering disebut hari raya kurban ini memang identik dengan menyembelih hewan kurban sapi dan kambing.
Bagi yang mendapatkan jatah daging kurban baik itu daging sapi atau daging kambing pasti sudah memiliki cara akan dimasak menu apa.
Tapi bagi yang masih belum mendapatkan menu, mungkin daging akan disimpan terlebih dahulu.
BACA JUGA:
Mendekati Idul Adha, Jangan Bungkus Daging Kurban Pakai Plastik Hitam, Tidak Baik untuk Kesehatan
Sebentar Lagi Idul Adha, Awas Ini 5 Bahaya Terlalu Banyak Mengonsumsi Daging Kambing
Bagi kalian yang akan menyimpan daging kurban wajib mengetahui cara caranya supaya daging awet segarnya dan tetap enak dikonsumsi.
Sebab, kesalahan cara menyimpan daging justru akan memengaruhi kualitasnya.
Hal itu tentu tidak diinginkan, bukan?
1. Tidak dicuci terlalu lama
Sebelum menyimpannya di frezeer, Aguk menyarankan, untuk tidak mencuci daging terlalu lama.
Sebab air dapat masuk ke dalam daging yang akan menekan sari dari daging, sehingga bisa memengaruhi rasanya.
2. Wadah rapat atau vakum
Selain itu, pastikan saat menyi menyimpannya di frezeer, tidak terkontaminasi dengan aroma produk lain.
Jika ingin awet dan aroma daging tidak terkontaminasi dengan produk lain, kamu bisa memasukan daging pada wadah yang rapat.
Tapi, memang lebih baik lagi juga divakum.
3. Jangan lama-lama di suhu ruang
Daging juga tidak disarankan untuk diletakan di suhu ruang terlalu lama.
Sebab, kualitas daging akan menurun jika berada di suhu ruang dalam jangka waktu 1 hingga 2 jam saja.
Selain itu, warna dari daging akan berubah menjadi pucat jika disimpan di suhu ruang.
Daging sapi memiliki potensi untuk menjadi sarang bakteri jika disimpan di suhu ruang.
"Kalau disimpan di suhu ruangan yang kita hindari adalah bakteri sebenarnya. Takutnya kalau ruangannya tidak steril bakterinya bisa menempel di daging," papar Aguk.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul " Cara Simpan Daging Sapi agar Awet hingga 2 Bulan",
Penulis : Yana Gabriella Wijaya
Editor : Kahfi Dirga Cahya