0

Banyak yang Gak Tahu, Tak Disangka Benang Jahit untuk Operasi Berasal dari Hewan Ini

Penulis: Achadiyah Nurul
Banyak yang Gak Tahu, Tak Disangka Benang Jahit untuk Operasi Berasal dari Hewan Ini

TRIBUNJUALBELI.COM - Sebagian orang pernah mengalami atau melewati proses operasi di rumah sakit.

Pernahkah teman-teman bertanya, benang apa yang digunakan oleh dokter untuk menjahit setelah (pasca) operasi tersebut?

Awalnya, benang untuk menjahit luka atau pasca operasi di tubuh manusia ternyata berasal dari salah satu organ tubuh ikan.

Organ dalam ikan tersebut bisa diolah menjadi benang jahit dan bermanfaat dalam dunia kedokteran.

Lalu, organ dalam ikan apa ya yang dimanfaatkan untuk membuat benang?

Ikan tirusan atau ikan pirusan namanya.

Salah satu organ tubuh ikan ini harganya sangat mahal, lo, teman-teman, bisa mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah, wow!

Organ dalam itu  berupa organ gelembung renang yang bentuknya menyerupai balon dengan lapisan yang sangat tipis dan bisa bergerak fleksibel mengembang dan mengempis.

Organ ini dipakai sebagai benang jahit pasca operasi atau luka karena teksturnya yang tipis, lentur, dan kuat.

Ikan tirusan banyak tersebar di laut sepanjang wilayah tropis, Samudra Atlantik, dan Samudra Pasifik.


Di Indonesia, nama lain dari ikan tirusan ini adalah ikan asual, asuan, gotila, gopo, ketamba lencam, mata hari, ramin, dan sikuda.

Tidak hanya dari ikan tirusan, organ gelembung renang ikan kakap putih juga digunakan untuk membuat benang jahit pasca operasi.

Harga organ ini sekitar Rp. 750 ribu hingga Rp 1 juta per onsnya. (Bobo.Grid.ID/Hanna Vivaldi)

Berita ini sudah tayang di laman Bobo pada tanggal 16 Juni 2017 pukul 16:00 WIB dengan judul Benang Jahit untuk Operasi Ternyata Berasal dari Ikan