TRIBUNJUALBELI.COM - Alam Indonesia emang udah terkenal cakepnya ke seantero dunia. Dari ujung Barat sampe ujung Timur, banyak banget spot menarik yang bisa kita kunjungi.
Dan nggak cuma cocok dijadiin destinasi liburan, ternyata ada juga beberapa spot kece yang menyimpan potensi buat dijadikan lokasi syuting film.
Hebatnya, bukan hanya film-film bikinan sutradara dalam negeri, melainkan juga dilirik sutradara luar negeri.
Yap, kamu sadar nggak kalo ada beberapa film asing yang syutingnya mengambil lokasi di Indonesia? Mulai dari Jakarta sampe Bali, pernah disambangi sutradara asing juga, lho!
Dilansir dari beberapa sumber dan ada yang HAI nonton sendiri, ini dia 7 film asing yang syutingnya di Indonesia. Kebet infonya, bro!
1. Blackhat (2015)
Film ini mengambil tema peretasan dan dibintangi oleh Chris Hemsworth.
Siapa yang mengira, salah satu lokasi syuting yang dipilih untuk merampungkan film ini adalah ibukota Indonesia, Jakarta.
Pengambilan gambar dilakukan di sekitar Pelabuhan Sunda Kelapa, Tanah Abang, sampai Lapangan Banteng.
Sekali waktu bahkan, Chris Hemsworth sempat kepergok jalan-jalan di salah satu mal di Jakarta dan diajak foto bareng sama fansnya.
2. Dead Mine (2013)
Nggak cuma dibintangi sama beberapa aktor luar negeri, rupanya film garapan Stephen Sheil ini juga dibintangi sama beberapa aktor dalam negeri, seperti Joe Taslim, Ario Bayu, dan Mike Lewis.
Film ini mengambil setting di salah satu kawasan di Indonesia: Batam.
3. Java Heat (2013)
Beralih ke tempat lain lagi yang dijadiin lokasi syuting di Indonesia, film ini mengambil lokasi di Magelang dan Yogyakarta.
Termasuk Candi Borobudur yang ikut menjadi bagian dari beberapa scene dalam Java Heat.
Tema dari film ini nggak jauh-jauh dari pencurian dan pembunuhan di daerah kesultanan.
4. Alex Cross (2012)
Film bertema detektif yang digarap sama Rob Cohen ini konon katanya mengambil tempat syuting di Nusa Lembongan dan Karangasem.
Meski di dalam filmnya diceritakan bahwa penyelidikan dilakukan di Detroit, Amerika Serikat, namun kabar menyebut kalo lokasi syuting yang dipilih bertempat di Indonesia.
5. Savages (2012)
Bisa dikatakan, film ini dibintangi oleh cukup banyak artis besar, seperti Salma Hayek, John Travolta, plus Blake Lively.
Namun film besutan Oliver Stone ini tetap memilih lokasi di Indonesia untuk melakukan proses syuting.
Proses pengambilan gambar dilakukan di Pulau Moyo, Nusa Tenggara Barat.
6. The Philosophers / After the Dark (2013)
Film yang dibintangi salah satunya oleh aktris Indonesia, Cinta Laura ini mengambil setting di Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Belitung.
Digarap oleh John Huddles, film ini sempat berkeliling beberapa festival film sejak 2013 silam.
7. Eat, Pray, Love (2010)
Kunjungan Julia Roberts ke Bali beberapa waktu silam sempet bikin masyarakat Indonesia penasaran akan apa yang bakal dia lakukan.
Rupa-rupanya, doi ke Bali dalam rangka syuting film Eat, Pray, Love, film yang diadaptasi dari novel karya Elizabeth Gilbert.
Film drama ini menceritakan tentang perjalanan seorang wanita yang merasa jengah dengan kehidupan yang udah dicapainya.
8. Anaconda: The Hunt of Blood Orchid – 2004
Ternyata, salah satu setting film Anaconda ada di Kalimantan, Indonesia.
Anaconda adalah film yang bisa dibilang populer pada 2004 lalu.
Film tentang ular besar yang dikenal sebagai anaconda ini digarap oleh Dwight H. Little.
Ceritanya, sekelompok ilmuwan sedang mencari sebuah bunga yang dipercaya sangat berharga, yaitu blood orchid.
Berita ini sudah tayang di Hai.grid.id, tanggal Jumat, 16 Juni 2017 18:55 WIB dengan judul Siapa Bilang Syuting Film Keren Cuma Di Luar Negeri Doang? 7 Film “Bule” Ini Syutingnya Di Indonesia, Lho!
(Hai.grid.id/Jeanett Verica)
Dengan Modal Pas-Pasan, 5 Film Ini Mampu Raup Untung Besar dan Tembus Box Office
Terkadang, banyak orang yang mengatakan bahwa uang adalah segalanya.
Ya, terkadang, uang memang segalanya, karena dengan uang, kita bisa membeli banyak hal.
Namun, ketika uang sedang tidak ada di “sisi” kita, kadang kita harus bisa mengakalinya agar kita tetap bisa memenuhi kebutuhan kita dan apa yang kita mau.
Seperti para sutradara dan film-film kerennya di bawah ini, nih!
Jadi, mereka hanya diberikan biaya yang sangat rendah, karena filmnya disangka nggak bakal laku di pasaran dunia, nggak taunya, dengan biaya yang sangat minim, film yang mereka buat tembus ke box office dunia dan laku keras!
Nggak cuma itu, penghasilan yang didapatkan dari pemutaran film mereka di dunia pun bisa 10 kali lipat lebih besar dari modal pembuatan filmnya.
Mau tau apa aja filmnya? Yuk cek infonya di bawah ini!
Deadpool (2016)
Kalian semua pasti tau dong film anti hero Deadpool yang diperankan oleh Ryan Reynolds?
Ketika film itu mau dibuat, sang sutradara hanya memiliki uang 58 juta dollar Amerika Serikat untuk membuat film pahlawan dengan teknik dan teknologi yang bagus.
Dengan uang yang dianggap kecil dalam pembuatan film Hollywood, tentu saja Deadpool sangat berat untuk menembus masalah-masalah yang ditemukan selama syuting.
Namun apa yang terjadi?
Ketika Deadpool diluncurkan, mereka berhasil memperoleh penghasilan sebanyak 783 juta dollar Amerika Serikat!
Paranormal Activity (2007)
Kalian tau dong dokumenter film horor bernama Paranormal Activity yang menceritakan tentang kisah seorang keluarga yang dihantui oleh makhluk halus?
Yap, film itu hanya memerlukan uang sebesar 15 ribu dollar Amerika Serikat ketika pertama kali dibuat.
Namun, mereka berhasil memperoleh 193 juta dollar Amerika Serikat! Wow.
300 (2006)
Sparta!!!!!!
Mungkin kalian pernah mendengar teriakan itu dalam film 300, kan?
Itu, tuh, film perang di zaman dahulu yang diperankan oleh Gerard Butler dan menceritakan tentang tentara romawi yang berjumlah 300 orang dan melawan ratusan ribu tentara musuh.
Yap, film itu membutuhkan hanya 64 juta dollar Amerika Serikat untuk memulai proses syutingnya.
Nominal itu terhitung sedikit jika kita melihat efek luar biasa yang ada di dalam film tersebut.
Nampaknya nggak mungkin sebuah film bisa menjadi sebagus itu dengan uang seminim itu.
Namun apa yang terjadi?
300 mendapatkan penghasilan sebanyak 456 juta dollar Amerika Serikat.
Saw (2004)
Kalau ngomongin film sadis bergenre horor, jangan sampe nggak ngomongin Saw, bro!
Yap, film yang menceritakan tentang seorang boneka yang “mengajak” bermain para korbannya dengan benda tajam hingga darah itu ternyata hanya memerlukan sekitar 1,2 juta dollar Amerika Serikat.
Padahal, kalau pake logika, seharusnya tim dan kru film Saw memerlukan uang lebih dari itu, mengingat banyak sekali properti seperit organ tubuh manusia, darah dan benda-benda stainless steel yang digunakan dalam film tersebut.
Namun, Saw berhasil membuktikan dengan uang yang sedikit, mereka bisa meraup uang yang banyak.
Mereka berhasil mendapatkan 103 juta dollar Amerika Serikat sebagai penghasilannya.
Lost In Translation (2003)
Lost In Translation adalah film drama yang dibintangi oleh Bill Murray dan juga Scarlett Johansson pada tahun 2003.
Film ini menceritakan tentang Bill yang sedang berada di Jepang, dan kebetulan Scarlett juga ada di Jepang.
Keduanya saling mengenal satu sama lain, hingga menumbuhkan sebuah hubungan spesial diantara keduanya.
Film ini membutuhkan dana sekitar 4 juta dollar Amerika Serikat untuk pembuatannya, dan penghasilannya mencapai 120 juta dollar Amerika Serikat.
Hmm, cukup sepadan, sih, karena ketika proses syutingnya, terdapat beberapa kru film yang ditangkap karena syuting di tempat yang dilarang.
(Fadli Adzani/HAI)