0

Perhatikan, Ini Cara Terbaik Hindari Persebaran Virus Corona Saat Pesan Makan Secara Online

Penulis: Andra Kusuma
Perhatikan, Ini Cara Terbaik Hindari Persebaran Virus Corona Saat Pesan Makan Secara Online

TRIBUNJUALBELI.COM - Work From Home (WFH) mulai diberlakukan di Indonesia bahkan negara yang terkena wabah corona untuk mengurangi persebaran virus ini.

Dengan begitu banyaknya orang yang tinggal di rumah karena wabah virus corona, memilih jasa antar makanan dapat menjadi pilihan yang menarik.

Misalnya saja di Indonesia memakai jasa ojek online Grab Food atau Go food.

Namun, beberapa orang mulai memikirkan tingkat keamanannya.

Menjawab kekhawatiran ini, ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk memastikan kita tidak membawa kuman pada barang yang kita bawa.

1. Kurangi kontak

Salah satu tindakan pencegahan yang paling aman adalah ttidak melakukan kontak dengan orang yang mengantar makanan tersebut.

Demikian dikatakan dokter spesialis penyakit menular, Dr. Simone Wildes, mengatakan kepada ABC News.

Pengantaran minim kontak adalah ketika pengantar meninggalkan paket atau makanan di luar tanpa harus langsung berbicara dengan orang atau individu.

"Kemudian, pemesan bisa mengambil paket tersebut tanpa interaksi langsung dengan pengantar," kata dia.

2. Mencuci tangan


 

Begitu makanan ada di dalam dapur, Wilde menyarankan langkah lain untuk membantu mengurangi risiko penyebaran kuman.

"Keluarkan makanan dari wadahnya, buang wadah itu dan cuci tanganmu dengan sabun dan air," kata dia menyarankan.

Menurut National Institutes of Health, virus corona dapat hidup di permukaan karton selama 24 jam, dan pada permukaan plastik hingga 72 jam.

Pembuangan wadah dan mencuci tangan adalah dua langkah penting dalam proses penerimaan makan yang baru.

Memastikan pengemudi dapat perlindungan tambahan Layanan pengiriman juga menerapkan protokol baru untuk membantu menjaga kurir mereka tetap sehat dan aman.

CEO dan co-founder Doordash, Tony Xu mengatakan, perusahaannya memberikan perlindungan tambahan bagi pekerja pengiriman.

Hal ini dilakukan untuk memastikan jasa antar yang diberikannya sudah memenuhi standar kebersihan pelayanan.

"Untuk pengemudi, kami sedang mendistribusikan lebih dari satu juta alat kesehatan, yang meliputi sarung tangan dan pembersih," katanya.

Sementara untuk konsumen, diimbau berupaya melakukan pengiriman tanpa kontak.

Bagian ini pun sepertinya dapat ditiru oleh konsumen dan juga jasa pengantar makanan yang ada di Indonesia.

Bukan begitu? Di sisi lain, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat mengatakan, belum menemukan bukti penularan virus corona terkait pola semacam ini.


 

"Saat ini tidak ada bukti untuk mendukung penularan Covid-19 yang terkait dengan makanan," demikian bunyi pernyataan lembaga tersebut.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Cara Terbaik Hindari Virus Saat Pakai Jasa Antar Makanan", 
Penulis : Nabilla Tashandra
Editor : Glori K. Wadrianto