0

Bahaya Sering Makan Gorengan dari Bungkus Koran, Risiko Penyakit Kronis Meningkat Dua Kali Lipat

Penulis: Lilyana Siradj
Bahaya Sering Makan Gorengan dari Bungkus Koran, Risiko Penyakit Kronis Meningkat Dua Kali Lipat

TRIBUNJUALBELI.COM - Pedagang makanan terutama gorengan masih banyak yang sering menggunakan koran sebagai bungkus.

Hal ini dianggap wajar, padahal itu justru sangat berbahaya bagi kesehatan bahkan sampai bisa mengancam jiwa.

Bisa jadi risiko penyakit kronis yang ditimbulkan oleh makanan tersebut meningkat dua kali lipat.

Pasalnya kertas koran kebanyakan dicetak menggunakan tinta yang diketahui mengandung logam berat Pb (timbal).

Bahaya Sering Makan Gorengan dari Bungkus Koran, Risiko Penyakit Kronis Meningkat Dua Kali Lipat | Tribunjakarta via Top Shelf Concepts

Menurut penelitian yang dikutip Intisari dari Healthsite menunjukan bahwa tinta dalam koran ternyata bisa meresap ke dalam makanan.

Sehingga jika paparan tinta di makanan tadi dikonsumsi maka akan membahayakan kesehatan paru-paru, ginjal, hormon, serta memicu kanker.

Terlebih makanan tersebut berupa gorengan yang cenderung tinggi kalori, lemak, garam, karbohidrat olahan namun rendah serat, vitamin, dan mineral.

BACA JUGA:

Diet yang Bikin Ginjal Sehat Ini Diramalkan Akan Populer di 2020

Makanan berminyak diketahui berdampak negatif bagi tubuh dan kesehatan sampai bisa menimbulkan beberapa penyakit kronis.

Seperti penelitian yang dipimpin oleh Leah Cahill Department of Nutrition di Harvard School of Public Health dan An Pan dari National University of Singapore, Saw Swee Hock School of Public Health dilansir dari hsph.harvard.edu.

Penelitian tersebut mengambil sampel data lebih dari 100.000 pria dan wanita dengan rentang usia di atas 25 tahun.


Hasilnya para peneliti menemukan bahwa seseorang yang mengkonsumsi makanan yang digoreng setidaknya seminggu sekali, dapat meningkatkan risiko terkena diabetes melitus tipe 2 dan penyakit jantung.

Bahkan, risiko ini akan semakin meningkat seiring dengan banyaknya jumlah gorengan yang dikonsumsi.

Terkait dengan pembungkus makanan, sebenarnya tak cuma koran dan kertas bertinta saja, kertas khusus pembungkus makanan pun berbahaya bagi kesehatan.

Studi yang dipublikasi Journal of Environmental Science & Technology Letters menyatakan, kertas untuk pembungkus burger, nasi, sandwich, dan kentang, lalu kotak ayam goreng, dan kardus pizza mengandung bahan kimia sintetik.

Sementara itu, sejumlah penelitian menemukan kertas pembungkus makanan mengandung bisphenol A ( BPA).

BACA JUGA:

Usir Lemak Perut dengan 3 Minuman Sehat Ini, Bye Tekanan Darah dan Kolesterol Tinggi

Diberitakan WebMD, Kurunthachalam Kannan, seorang ilmuwan riset di New York State Department of Health menjelaskan, kandungan BPA pada kertas pembungkus makanan sangatlah tinggi.

Menurut Kannan, kadar BPA tinggi pada umumnya terdapat dalam kertas pembungkus makanan yang merupakan hasil daur ulang. Bubuk BPA digunakan untuk melapisi kertas supaya lebih tahan terhadap panas.

“Saat BPA masuk ke dalam tubuh, zat tersebut dapat meniru fungsi dan struktur hormon estrogen, sehingga memengaruhi proses dalam tubuh, seperti pertumbuhan, perbaikan sel, perkembangan janin, tingkat energi, dan reproduksi,” katanya.(*)

(Health.grid/Anjar Saputra)

Artikel ini telah tayang di Health.grid dengan judul Bungkus Gorengan Pakai Kertas Koran Bikin Risiko Penyakit Kronis Jadi Dua Kali Lipat