TRIBUNJUALBELI.COM - Kanker masih menjadi penyakit yang ditakuti banyak orang.
Kanker bisa menyebabkan banyak orang meninggal dunia bagi penderitanya.
Kanker bisa menyerang siapa pun, baik orang dewasa maupun anak-anak.
Penyakit kanker ada banyak jenisnya dan penyebabnya juga bermacam-macam, salah satunya kanker serviks.
Penyebab kanker serviks sebenarnya belum diketahui secara pasti.
BACA JUGA: Bisa Meracuni Diri Sendiri, Jangan Konsumsi Telur Bersamaan dengan Makanan Ini
Nah, dilansir dari hellosehat.com, makanan ternyata turut memiliki andil sebagai pencegah berapa jenis penyakit, salah satunya kanker serviks.
Hal ini karena sejumlah kandungan yang ada dalam makanan tertentu dapat membantu tubuh melawan serangan virus, salah satunya adalah virus yang menyebabkan kanker serviks.
Namun, dalam hal ini, infeksi virus HPV (human papillomavirus) diyakini yang menjadi penyebab kanker serviks.
Nah, beberapa kandungan yang ada di dalam makanan ternyata dapat membantu mencegah serangan infeksi penyebab kanker serviks.
Virus HPV yang bersarang di dalam tubuh bisa mengubah sel normal pada serviks menjadi sel kanker.
Dengan mengonsumsi makanan yang kaya akan zat gizi yang dibutuhkan, kamu memiliki peluang untuk menurunkan risiko, juga mencegah kanker serviks.
Berikut adalah beberapa makanan pencegah kanker serviks yang bisa menurunkan risiko.
1. Brokoli
Brokoli adalah salah satu sayuran yang tergabung dalam kelompok cruciferous.
Salah satu makanan yang juga mampu menurunkan risiko terhadap kanker serviks adalah jenis sayuran cruciferous.
BACA JUGA: Jangan Lagi Lakukan, Cara Menyimpan Telur Ini Ternyata Tidak Baik
Selain brokoli, sayuran lain yang masuk ke kelompok ini adalah sawi, kol, kembang kol, selada air, arugula, hingga bok choy.
Selain kaya akan kandungan serat, brokoli juga diperkaya dengan kandungan flavonoid di dalamnya.
Mengutip dari jurnal Cancers, flavonoid dalam bahan makanan merupakan antioksidan yang berperan penting sebagai agen antikanker, termasuk pencegah kanker serviks.
Itulah sebabnya senyawa kimia yang satu ini dianggap sebagai sumber perlindungan utama dari serangan kanker.
Bukan itu saja, brokoli mengandung zat yang bernama glucosinolates.
Zat glucosinolates dalam makanan dipercaya efektif sebagai pencegah kanker serviks.
2. Wortel
Wortel mengandung vitamin dan antioksidan yang dipercaya dapat mencegah kerusakan sel-sel tubuh, sehingga menurunkan risiko kanker serviks.
Selain itu, makanan ini juga diyakini dapat memperlambat pertumbuhan sel kanker, termasuk kanker serviks.
Pernyataan tersebut dibuktikan oleh penelitian yang dimuat dalam Indian Journal of Medical and Paediatric Oncology.
Kandungan vitamin A dan karotenoid di dalam wortel diyakini dapat mencegah peluang terjadinya kanker serviks.
Ketika kadar karotenoid di dalam tubuh rendah, akan muncul risiko neoplasia intraepitel serviks.
Neoplasia intraepitel serviks adalah pertumbuhan jaringan abnormal (lesi) prakanker yang sangat dini.
Itu sebabnya, wortel disebut-sebut mampu mencegah kanker serviks.
Tak hanya itu, wortel juga dilengkapi oleh kandungan falcarinol.
Falcarinol merupakan jenis pestisida alami yang memiliki kandungan antiperadangan (antiinflamasi) di dalamnya.
Itu sebabnya, wortel menjadi bahan makanan yang berpotensi efektif sebagai pencegah infeksi virus HPV, yang berpotensi menyebabkan kanker serviks.
3. Stroberi
Buah yang satu ini juga sudah terkenal dengan berbagai kandungan vitaminnya dan karotenoid.
Stroberi juga mengandung folat yang merupakan jenis vitamin B.
Melansir dari Indian Journal of Medical and Paediatric Oncology, selain kandungan karotenoid, folat yang ada di dalam makanan juga bisa bertugas sebagai pencegah kanker serviks.
Hal ini dikarenakan folat dalam bahan makanan diduga dapat membantu menghentikan perkembangan infeksi HPV di dalam tubuh, sehingga berpotensi mencegah kanker serviks.
Di samping itu, buah stroberi juga mengandung polifenol.
Polifenol merupakan sekelompok zat kimia dengan sifat antikanker yang cukup kuat.
Polifenol bekerja dengan cara menargetkan diri pada onkogen virus, yakni gen yang dapat mengubah sel normal menjadi sel tumor.
Alhasil, melansir dari jurnal Moleculs, polifenol bisa membantu menurunkan risiko terjadinya kanker serviks.