0

Kebanyakan Makan Tahu Turunkan Fungsi Otak? Ini Faktanya

Penulis: Lilyana Siradj
Kebanyakan Makan Tahu Turunkan Fungsi Otak? Ini Faktanya

TRIBUNJUALBELI.COM - Tahu adalah salah satu makanan favorit masyarakat Indonesia yang terbuat dari olahan kacang kedelai.

Tak seperti sahabatnya yaitu tempe yang diyakini bermanfaat untuk meningkatkan memori atau daya ingat.

Tahu justru disebut makanan yang dapat memengaruhi fungsi otak alias kepikunan.

Ya, makanan sejuta umat ini diungkap sebuah penelitian ternyata dapat menurunkan fungsi kognitif dan memori otak.

Tahu yang disebut dapat menyebabkan kepikunan, diungkap oleh penelitian yang diterbitkan dalam Journal Dementia and Geriatric Cognitive Disorders.

Kebanyakan Makan Tahu Turunkan Fungsi Otak? Ini Faktanya | Health.Grid/howdaily.com

Penelitiannya dilakukan di Indonesia.

Dimana penelitian tersebut mengatakan secara jelas bahwa tahu termasuk ke dalam makanan yang secara signifikan dapat memengaruhi fungsi otak.

Temuan tersebut menyebutkan adanya hubungan antara banyaknya mengonsumsi tahu dengan peningkatan risiko penurunan kemampuan kognitif.

Menurut mereka mengonsumsi tahu sebanyak 9 kali atau lebih dalam seminggu berisiko menyebabkan kehilangan memori.

Dimana temuan tersebut diperoleh seteleh peneliti melibatkan 719 pria dan wanita di Indonesia.


Kemudian responden tersebut diminta untuk menjalani serangkaian tes memori.

Hasilnya mereka yang makan lebih dari 9 porsi tahu dalam seminggu mengalami tantangan memori yang lebih sulit ketimbang mereka yang tidak.

Dari situ , peneliti menyimpulkan kandungan senyawa phytoestrogen pada tahu diyakini menjadi penyebab fungsi otak menurun.

Kebanyakan Makan Tahu Turunkan Fungsi Otak? Ini Faktanya | Health.Grid

Sayangya penelitian ini masih menuai banyak kontroversi.

Sebab apakah tahu tersebut secara signifikan dalam memengaruhi fungsi otak masih menjadi tanda tanya besar.

Disisi lain, sebuah penelitian juga menyebutkan tempe yang juga berasal dari olahan fermentasi kacang kedelai justru dapat meningkatkan memori.

Oleh karena itu, penelitian mengenai tahu yang menyebabkan penurunan fungsi otak ini dinilai masih perlu penelitian lebih lanjut.

Meski begitu, dari penemuan penelitian-penelitian tersebut setidaknya kita bisa belajar bahwa mengonsumsi makanan secara berlebihan memang berisiko memicu gangguan kesehatan.(*)

(Health.Grid/Anjar Saputra)

Artikel ini talah tayang di Health.Grid dengan judul Fakta Keseringan Makan Tahu yang Berisiko Turunkan Fungsi Otak