TRIBUNJUALBELI.COM - Air minum kemasan dalam botol terkadang tertinggal di dalam mobil dan terkena cahaya matahari.
Benarkah air minum kemasan yang tertinggal di dalam mobil itu berbahaya?
Sebelum mempercayainya, lebih baik kita cari fakta yang sebenarnya dulu yuk.
Bolehkah Minum Air Kemasan dalam Botol yang Tertinggal di Mobil?
Rupanya, pendapat yang menyebut bahwa air minum kemasan dalam mobil tidak boleh dikonsumsi itu tidak benar.
Air minum kemasan yang tertinggal di dalam mobil masih boleh dikonsumsi, kok.
Menurut Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) anggapan bahwa air minum kemasan yang tertinggal di mobil bisa meracuni tubuh itu tidak benar.
Setiap jenis kemasan pangan baik berupa plastik, kertas, atau kemasan lainnya bisa melepaskan komponen penyusunnya dalam makanan atau minuman yang dikemas.
Perpindahan komponen itu bisa meningkat karena dipengaruhi oleh suhu tinggi dan waktu kontak yang lama.
Namun, produsen makanan kemasan juga sudah dilakukan sesuai persyaratan dan dipastikan keamanannya, agar tidak berisiko bagi kesehatan.
Pihak BPOM juga sudah melakukan pemeriksaan pada kemasan makanan agar tetap aman.
BACA JUGA : Jangan Salah, Air Kemasan pun Ternyata Punya Masa Expired lho. Lantas Apa Kegunaan dan Dampak dari Tanggal Kedaluwarsanya?
Botol Air Mineral dalam Mobil Bisa Berbahaya Jika Terkena Panas
Meski tidak berbahaya jika diminum, botol air minum kemasan yang tertinggal di dalam mobil bisa berbahaya jika terkena panas.
Botol plastik bening dan air di dalamnya bisa bekerja seperti kaca pembesar.
Jika cahaya matahari yang masuk sangat kuat, pantulan sinar dari botol itu bisa berbahaya jika mengenai bahan yang mudah terbakar di dalam mobil.
Lebih baik, untuk menghindari hal ini, kita bisa membawa botol minum kemasan saat keluar dari mobil.
Artikel ini telah tayang pada laman bobo dengan judul Bolehkah Kita Minum Air Kemasan yang Tertinggal di Dalam Mobil?