TRIBUNJUALBELI.COM - Banyak laporan yang menyebut Redmi Note 8 Pro sulit didapat, bahkan yang telah pre-order offline di toko sekalipun.
Lantas apa kata Xiaomi terkait hal tersebut?
Pihak Xiaomi rupanya menyadari akan hal itu.
Masalah tersebut disebutkan lantaran adanya keterlambatan pengiriman.
"Kami meminta maaf atas ketidaknyamanan yang disebabkan oleh keterlambatan pengiriman pre-order unit Redmi Note 8 Pro di Authorized Mi Store," ujar perwakilan Xiaomi Indonesia.
Perusahaan teknologi besutan Lei Jun itu mengatakan permintaan terhadap Redmi Note 8 Pro jauh melebihi perkiraan mereka.
Alhasil stok yang telah disiapkan jauh lebih cepat terjual dari perhitungan.
Saat ini mereka bersama mitra berupaya mempercepat kedatangan Redmi Note 8 Pro ke Authorized Mi Store.
"Kami memahami permintaan konsumen yang telah melakukan pemesanan untuk ketepatan tanggal pengiriman. Dalam upaya untuk memperbaikinya, kami akan menyediakan sebuah tanda terima kasih berupa Mi Dual Driver Earphone dengan cukup membawa invoice pelunasan pre-order pada saat pengambilan Redmi Note 8 Pro. Terima kasih atas pengertian dan kesabarannya," pungkas Xiaomi.
Xiaomi optimistis bahwa smartphone dengan 64MP quad-camera pertama di Indonesia yaitu Redmi Note 8 Pro akan menjadi favorit.
Ini diungkapkan Xiaomi sebelum menggelar penjualan perdana Redmi Note 8 Pro yang dilakukan pada tanggal 29 Oktober 2019 secara online dan offline.
Berita ini telah tayang di Infokomputer.grid.id dengan judul Redmi Note 8 Pro Jadi Hape Gaib di Indonesia, Ini Respon Xiaomi