TRIBUNJUALBELI.COM - Saat ini hampir semua sepeda motor dalam hal pengereman sudah dibekali rem cakram.
Baik itu pengereman depan maupun rem belakang. Berbeda pada jaman dulu yang masih ada rem tromol.
Bagi bro sis semuanya, pernah mengamati atau tidak sengaja membaca tulisan pada piringan cakram ada tulisan Min 3 mm TH atau Min 3,5 mm TH? Jika pernah, jangan anggap remeh tulisan tersebut.
Karena tulisan tersebut ada penjelasannya.
Semua piringan cakram terdapat tulisan angka tersebut, baik itu piringan cakram orisinil dari pabrik maupun piringan cakram variasi.
Semua pengemudi motor pasti dalam masalah pengereman hanya memperhatikan kampas rem saja.
Mengenai keadaan piringan cakram kurang begitu mendapat perhatian.
Padahal kondisi piringan cakram juga berpengaruh terhadap masalah pengereman.
Nah, balik lagi dengan tulisan Min 3 mm, tulisan ini menjelaskan bahwa batas ketebalan piringan cakram hanya diperbolehkan mencapai 3 mm.
Apabila ketebalan sudah berkurang maka wajib diganti.
Ketebalan sudah berkurang 0,5 mm, harus diganti.
Berkurangnya ketebalan piringan cakram dikarenakan seiring kendaraan yang dipakai terus menerus dan terus mendapatkan gesekan dengan kampas rem membuat piringan cakram juga bisa aus.
Bagaimana jika tidak diganti? Piringan cakram yang sudah menyentuh batas maksimal 3 mm, namun tidak diganti maka akan berdampak pada kerja rem yang tidak maksimal dan mengakibatkan piringan cakram bisa putus.
Selain putus, piringan cakram yang tidak segera diganti juga bisa peyang.
Gimana bro sis, sudah paham kan? Jadi tulisan itu dibuat dan ditulis oleh pabrikan nggak asal aja tapi ada maksudnya.