0

Bukannya Irit, Ini Bahaya Campur Bensin Premium dengan Pertalite atau Pertamax

Penulis: Achadiyah Nurul
Bukannya Irit, Ini Bahaya Campur Bensin Premium dengan Pertalite atau Pertamax

TRIBUNJUALBELI.COM - Sering dijumpai, pemotor yang iseng campur-campur bensin Premium dengan Pertalite atau Premium dengan Pertamax.

Tujuannya sih untuk mendapatkan kadar oktan yang tinggi dari hasil pencampuran bensin tersebut.

Tapi tunggu dulu bro, ternyata kebiasaan tersebut sangatlah berbahaya loh.

“Sebaiknya kebiasaan campur bensin ditinggalkan karena mengundang harm effect (efek berbahaya)," terang Prof. Tri Yuswidjajanto, dosen teknik mesin ITB dan juga peneliti LAPI ITB.

Kebiasaan tersebut malah berdampak pada berkurangnya kadar detergen yang terdapat dalam bensin Pertamax tersebut.

Alih-alih mendapatkan kadar oktan yang tinggi, yang terjadi malah deposit semakin bertumpuk.

Akibat dari zat aditif dan detergen yang menurun, bisa berakibat menyumbat injektor dan kepala klep serta kepala piston menjadi bekerak.

"Pakai Pertalite atau Pertamax saja untuk mendapat hasil terbaik karena ada detergen dan aditif," terang Beny Harto Wijaya, Customer Relationship Management Retail Fuel Marketing, PT Pertamina.

Namun beda cerita jika menggunakan bensin Pertamax atau Pertalite saja, tanpa mencampur dengan Premium.

“Pembakaran yang sempurna memang menghasilkan deposit pada ruang bakar (piston) dan hal tersebut memang wajar,” lanjut Prof. Tri Yuswidjajanto, dosen teknik mesin ITB dan juga peneliti LAPI ITB kepada MotorPlus-Online.com pada, Selasa (29/10/2019).


Penggunaan bensin juga mempengaruhi banyaknya deposit yang dihasilkan olah ruang bakar.

Seperti penggunaan bensin Pertamax pada motor injeksi, efeknya memang menghasilkan deposit yang banyak ketimbang Pertalite.

Namun hal tersebut justru efek dari pembersihan injektor dan ruang katup yang optimal, sehingga menghasilkan deposit yang cenderung banyak ketimbang Pertalite.

“Deposit yang menempel pada injektor itu maksimal 15%, sedangkan untuk ruang katup ketebalannya 50 mg lalu untuk ruang bakar (piston) sebesar 40%,” tutupnya.

Jadi jangan heran kalau sehabis menggunakan Pertamax deposit yang timbul lebih banyak dari Pertalite, karena memang merontokan deposit di injektor dan ruang katup atau saluran isap

Di tambah lagi jika kebiasaan mencampur-campur bensin terus dilakukan, bisa berakibat mesin menjadi ngelitik dan yang parahnya performa motor jadi menurun.

Tetapi hal tersebut enggak akan terjadi, kalau motor meminum  bensin beroktan tinggi kesehatan mesin menjadi terjamin. (Motorplus/Firman Hadi)

 

Artikel ini sudah tayang di laman Motorplus Online dengan judul Bahaya Campur Bensin Premium dengan Pertalite dan Pertamax, Efeknya Bikin Ngeri