0

Meningkat 5,18 Persen dari Tahun Sebelumnya, Ini Pelanggaran Terbanyak Operasi Patuh Jaya 2019 Hari Pertama

Penulis: Zahrina Oktaviana
Meningkat 5,18 Persen dari Tahun Sebelumnya, Ini Pelanggaran Terbanyak Operasi Patuh Jaya 2019 Hari Pertama

TRIBUNJUALBELI.COM -  Pelanggar sepeda motor meningkat 5,18 persen dari 2018.

Hal ini tercatat dalam hari pertama Operasi Patuh Jaya 2019 yang digelar pada Kamis (29/8/2019).

Pada 2018 tercatat 3.707 unit, sedangkan pada 2019 meningkat jadi 3.889 unit.

Jumlah pemotor yang melawan arus meningkat drastis yakni sekitar 123 persen.

Pada tahun 2018 tercatat ada 790 perkara, sedangkan pada tahun 2019 naik jadi 1.764 unit.

Jenis pelanggaran paling banyak yakni melawan arah dan yang kedua tidak menggunakan helm SNI.

Catatan ini mengasumsikan bahwa kesadaran bermotor di kota besar termasuk Jakarta masih minim.

Razia yang dimaksudkan untuk menertibkan pelanggar hanya berada di kulit luar tanpa mengubah perilaku berkendara.

Dilansir dari kompas, , Edo Rusyanto, Koordinator Jaringan Aksi Keselamatan Jalan (Jarak Aman), mengatakan, penegakkan hukum harus dibarengi dengan terus mengedukasi pentingnya memprioritaskan keselamatan.

"Betul bahwa razia atau tindakan penilangan juga merupakan salah satu edukasi, namun upaya menimbulkan kesadaran pentingnya berlalu lintas di jalan jauh lebih penting," kata Edo kepada Kompas.com, Jumat (30/8/2019).


 

Edo mengatakan, perilaku melawan arah lalu lintas jalan lantaran tidak mau menempuh jarak yang dianggap terlalu jauh. Artinya, lebih memilih jalan pintas ketimbang mengikuti jalur yang seharusnya.

"Kesadaran untuk senantiasa aman, nyaman, dan selamat di jalan butuh kemauan, sedangkan kemauan hadir saat seseorang memiliki kebutuhan untuk senantiasa selamat tanpa merugikan pengguna jalan lainnya,"katanya.
(KOMPAS.com /  Gilang Satria /  Aditya Maulana ) 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ini Pelanggaran Terbanyak pada Operasi Patuh Jaya Hari Pertama",