TRIBUNJUALBELI.COM - Konser Westlife baru saja digelar pada Selasa & Rabu, 6 dan 7 Agustus 2019 di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD, Tangerang.
Namun, konser Westlife yang bertajuk 'The Twenty Tour 2019' yang diadakan oleh promotor Full Color Entertainment ini banjir kritikan.
Pengunjung yang merasa banyak kekurangan dari konser Westlife di ICE BSD langsung memenuhi kolom komentar dari Instagram @fullcolorparty, yang merupakan akun resmi dari sang promotor.
Diluar banyaknya kekecewaan saat berlangsungnya konser, ternyata persiapan konser juga tak mudah, banyak hal-hal diluar persiapan umum yang muncul, seperti permintaan nyeleneh member Westlife yang harus dituruti.
Berikut fakta-fakta menjelang konser Westlife yang dirangkum Tribunnews.com
Minta Makanan Organik, Mesin Kopi
Jelang konsernya di Indonesia pada 6 dan 7 Agustus 2019, Westlife telah menentukan sejumlah permintaan pada pihak promotor.
Mereka meminta makanan organik, selama berada di Indonesia.
Soal makanan, para personil meminta makanan sehat. Kudapan yang disajikan pun kebanyakan pun makanan untuk vegetarian.
“Mungkin karena umurnya 30 hingga 40an, mereka meminta healthy food, jadi mereka lebih banyak meminta makanan vegan,” kata David Ananda, selaku Managing Director Full Color Entertaiment, dalam jumpa pers di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (18/7/2019).
Selain itu, masing-masing personil minta disiapkan satu ruang ganti serta satu mesin kopi.
“Mereka meminta mesin pembuat kopi di setiap ruang ganti, masing-masing satu. Satu ruang satu mesin kopi,” ujar David.
Bubuk kopi yang disediakan pun diimpor dari Indonesia.
David bersyukur, mesin kopi yang diinginkan personil Westlife masih tersedia di Indonesia.
Selain kopi, vokal grup asal Irlandia itu juga meminta permen penghangat tenggorokan.
“Permen khusus tenggorokan, itu untuk para penyanyi. Kami beli di Singapura,” kata David.
Kamar Khusus untuk Nicky
Pihak promotor akan menyiapkan kamar khusus untuk salah satu personil Westlife, Nicky Byrne, jelang konser di Indonesia.
Nicky mengidap acrophobia atau ketakutan pada ketinggian.
Ia pun meminta kamar yang berada di lantai bawah.
“Terutama Niki, dia punya phobia ketinggian, dia mau lantai (kamarnya) nggak tinggi-tinggi,” ujar David Ananda, selaku Managing Director Full Color Entertaiment, dalam jumpa pers di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (18/7/2019).
Pesan Nicky, ia hanya ingin tinggal di kamar lantai 1 sampai lantai 4.
“Dia nggak berani tinggi-tinggi,” lanjutnya.
Disiapkan Kemeja Batik Tulis Khusus
Pihak promotor menyiapkan kemeja dan jas batik untuk personil Westlife, jelang konsernya di Indonesia.
Mereka tengah mengajukan desain kemeja dan batik karya desainer Cynthia Tan ke manajemen Westlife.
Namun David Ananda, selaku Managing Director Full Color Entertaiment, yakin bahwa Shane Filan akan dengan senang hati mengenakan batik.
“Karena Shane cukup dekat dengan Full Colour, saya yakin banget dia akan senang untuk memakai batik,” kata David dalam jumpa pers di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (18/7/2019).
Motif batik yang dibuat Sintia Tan, didesain khusus untuk para personil Westlife. Cynthia merancang batik ini selama 3 bulan.
Batik tulis ini pun dibuat langsung oleh pengrajin dari Jawa Tengah.
“Benar-benar batik tulis, digambar langsung setiap titiknya oleh pengrajin, sangat ekslusif,” katanya dalam jumpa pers yang sama.
Kemeja dan jas dipilih, lantaran menurut Cynthia personil Westlife identik dengan penampilan rapi dan menawan.
“Mereka kan boyband, jadi kan akan tampil keren, nggak mungkin pakai kaos, makanya dipilih batiknya untuk kemeja atau jas,” katanya.
Ia pun memilih konsep herritage classic untuk motif batik yang ia desain.
Cynthia mencampur antara ukiran Jawa dan nuansa western.
Selain baju batik, nantinya personil Westlife akan berganti pakaian beberapa kali saat konser.
Shane Filan, Nicky Byrne, Mark Feehily and Kian Egan memboyong tim wardrobe untuk konser mereka di Indonesia.
“Aku buat elegan, dan kata wardrobe-nya lagi dikasih lihat ke Westlifenya,” katanya.
Disusul Sang Mantan
Setelah konser Westlife digelar, Brian McFadden, sang mantan personil akan menyusul ke Indonesia.
Brian akan menggelar konser tunggal di Indonesia, pada 9 November 2019. Terhitung 3 bulan setelah konser Westlife digelar di Indonesia.
“Brian juga bilang, dia juga mau mengunjungi Indonesia,” ujar Managing Director Full Color Entertainment, David Ananda dalam jumpa pers di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (18/7/2019).
Full Colour pun juga ingin menyenangkan penggemar Brian agar mengobati kerinduan mereka.
Menurut David, Brian ingin lebih dekat dengan penggemarnya di Indonesia.
Hingga saat ini, promotor belum dapat memberi informasi lebih lanjut terkait konser tunggal Brian. Bahkan konser pun belum diumumkan.
Penjualan tiket dibuka mulai 26 Juli, dengan hanya satu kategori, yakni festival dengan banderol harga Rp550 ribu (pre-sale) dan Rp750 juta (normal). Tersedia pula tiket meet & greet (priority festival) yang dijual seharga Rp1,75 juta.
Sejak 2004 lalu, Brian meninggalkan Westlife. Ia memutuskan untuk bersolo karir dan berpisah dari Shane Filan dkk.
Ini bukan kali pertama Brian mengunjungi Indonesia. Sebelumnya pada 2017 lalu, Brian bersama Keith Duffy dari Boyzone pernah menggelar konser di Indonesia.
(Tribunseleb/Nurul Hanna)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Fakta Persiapan Konser Reuni Westlife di Indonesia, Minta Mesin Kopi, Hingga Kamar Khusus Nick