TRIBUNJUALBELI.COM - Vape kini menjadi populer karena banyak orang yang beralih menggunakan vape.
Vape merupakan rokok elektrik yang mengeluarkan uap air.
Vape terdiri dari sebuah baterai, sebuah catridge yang berisi cairan dan sebuah elemen pemanas yang dapat menghangatkan dan menguapkan cairan tersebut ke udara.
Apa saja kandungan pada liquid (cairan) Vape?
Dilansir dari Hellosehat, berikut beberapa kandungan yang terdapat di dalam vape.
1. Propelin glikol atau gliserin. Gliserin ini berfungsi untuk memproduksi uap air
2. Nikotin. Nikotin pada vape ditemukan dalam jumlah yang berbeda-beda, biasanya sekitar 0-100 mg/ml dalam satu rokok elektrik.
3. Penambah rasa.
Ini yang menjadi hal yang paling diminat, karena rasa yang ditawarkan cukup banyak seperti cokelat, vanila, buah-buahan dan lainnya.
4. tobacco-specific nitrosamine (TSNA)
TSNA adalah senyawa korsinogen yang ditemukan dalam tembakau dan rokok tembakau. Nitosamin ditemukan dalam vape walaupun sedikit.
Semakin tinggi kadar nikotin dalam rokok, maka msemakin tinggi juga kadar TSNA.
Selain TSNA, ditemukan juga kandungan senyawa logam seperti kromium, nikel, dan timah.
Vape membuat gigi kuning, mitos atau fakta?
Fakta. Dalam vape terdapat zat nikotin dari tembakau yang sama terdepat di kandungan rokok kretek biasa.
Salah satu Efek nikotin yaitu membuat perubahan warna pada gigi.
Kandungan nikotin dn tar pada tembakau bisa menempel pada email gigi dan efek vape membuat gigi kuning. (Hellosehat)