0

Kenali Tanda dan Gejala Glioblastoma, Kanker Otak yang Diderita Agung Hercules

Penulis: dillamichiko
Kenali Tanda dan Gejala Glioblastoma, Kanker Otak yang Diderita Agung Hercules

TRIBUNJUALBELI.COM - Lama tak muncul di layar kaca, kabar tak baik datang dari komedian sekaligus penyanyi Agung Hercules.

Penyanyi yang terkenal membawakan lagu 'Astuti' tersebut dikabarkan tengah menderita penyakit serius.

Agung Hercules menderita Glioblastoma, kanker yang menyerang otak.

Pertama kali kabar ini diketahui dari rekannya, Isa Bajaj, yang mengunggah foto Agung Hercules di rumah sakit.

Penampilan pedangdut itu berubah total, ia kehilangan otot kekarnya serta tak lagi memiliki rambut gondrong salah satu ciri khasnya.

Mira Rahayu, istri dari Agung Hercules memberikan jawaban melalui balasan komentar di akun Instagramnya, jika Agung Hercules menderita Glioblastoma stadium empat.

Dilansir dari hellosehat.com, glioblastoma termasuk ke dalam tumor ganas (kanker) stadium 4, di mana sebagian besar sel tumor akan terus bereproduksi dan membelah diri pada waktu tertentu.

Tumor ini terbentuk dari perkembangan abnormal sel otak yang disebut dengan astrosit yang berfungsi menjaga kesehatan sel saraf otak.

Itu sebabnya, kanker ganas satu ini juga dikenal sebagai astrositoma stadium 4.

Jenis kanker otak ini dapat menyerang siapa pun, termasuk anak-anak.


 

Namun, umumnya, glioblastoma multiforme terjadi pada orang berusia dewasa.

Glioblastoma biasanya terjadi pada salah satu bagian otak, yang disebut sebagai cerebral hemispheres, tepatnya di lobus frontal dan temporal.

Namun, kanker ini juga bisa terjadi pada bagian otak lainnya.

Tak menutup kemungkinan pula bahwa glioblastoma dapat menyebar ke bagian otak lainnya melalui jembatan penghubung bagian otak yang disebut dengan corpus callosum.

Meski dapat menyebar ke bagian otak lainnya, kanker ini diketahui sangat jarang untuk menyebar keluar dari otak.

Lalu, gejala apa saja yang muncul saat kanker otak ini menyerang?

Gejala yang muncul bisa berbeda-beda, bergantung bagian otak mana yang terserang tumor.

Namun, secara umum, glioblastoma memiliki beberapa gejala sebagai berikut:

Sakit kepala yang tak kunjung hilang (pada beberapa tipe akan memburuk di waktu pagi), penglihatan ganda atau kabur, mual dan muntah, kehilangan nafsu makan, perubahan mood dan sifat, penurunan kemampuan berpikir, kejang.


 

Apabila tumor ini berkembang hingga mengenai saraf-saraf tertentu, penderitanya juga dapat mengalami beberapa gejala seperti lemas atau perubahan mimik wajah, hilangnya koordinasi, atau bahkan kemampuan mengingat.

Tumor ini juga dapat memengaruhi kemampuan berbahasa apabila berkembang di bagian otak yang memiliki fungsi tersebut.

Akibatnya, pasien akan kesulitan dalam berbicara atau memahami pembicaraan. (*)