TRIBUNJUALBELI.COM - Apakah kamu pernah mengalami datang bulan 2 kali dalam satu bulan?
Pada umumnya, wanita menstruasi hanya satu kali dalam satu bulan.
Namun, ada beberapa wanita yang mengalami menstruasi dua kali dalam satu bulan.
Lalu apa sih penyebabnya?
Dilansir dari hellosehat, menurut Lakeisha Richardson, M.D., seorang dokter kandungan di Amerika Serikat, hal ini tidak selalu abnormal.
Ada beberapa faktor yang menyebabkan menstruasi dua kali dalam sebulan.
1. Perubahan hormon
Hormon sangat memengaruhi siklus haid seseorang.
Pada wanita muda di usia pubertas misalnya, perubahan hormon masih rentan naik turun sehingga siklus menstruasinya sering tidak teratur.
Kadang lebih pendek atau justru lebih lama dari biasanya.
Tidak mengherankan jika banyak remaja perempuan yang mengalami haid dua kali dalam satu bulan.
Penelitian yang diterbitkan dalam American Journal of Epidemiology menyebutkan butuh waktu sekitar 6 tahun untuk memiliki siklus yang teratur terhitung sejak pertama kali haid.
Selain hormon di masa pubertas, ketidakseimbangan yang terjadi ketika stres dan menuju menopause juga bisa menyebabkan haid yang tidak teratur.
2. Endometriosis
Endometriosis adalah kondisi saat jaringan yang seharusnya melapisi rahim justru tumbuh di bagian luarnya.
Akibatnya, kondisi ini membuat seseorang mengalami haid yang tidak teratur, kram yang tidak normal, sakit perut menyiksa, hingga perdarahan yang banyak dan lama.
3. Masalah pada tiroid
Tiroid adalah kelenjar kecil berbentuk kupu-kupu di depan tenggorokan yang salah satu tugasnya yaitu untuk mengendalikan fungsi-fungsi hormonal di dalam tubuh.
Kelenjar ini diatur oleh hormon yang diproduksi dan diatur pada area otak yang mengendalikan menstruasi dan ovulasi.
Siklus haid yang tidak teratur termasuk mengalaminya dua kali dalam sebulan ini bisa jadi pertanda ada masalah dengan kelenjar tiroid.
Bisa jadi kamu mengalami tiroid yang kurang aktif atau justru terlalu aktif.
4. Perubahan siklus sesekali
Dr. Lakeisha menyatakan bahwa siklus haid rata-rata seorang wanita berkisar antara 21 hingga 35 hari dan berlangsung selama 2 sampai 7 hari.
Terkadang, seseorang memiliki siklus menstruasi yang lebih pendek hingga membuatnya mengalami dua kali haid dalam sebulan.
Oleh karena itu, mengalami menstruasi dua kali dalam sebulan tidak selalu menandakan adanya masalah.
Setelahnya, bisa jadi siklusnya kembali normal seperti sedia kala.
5. Menggunakan alat kontrasepsi hormonal
Jika menggunakan alat kontrasepsi hormonal seperti pil KB atau IUD, sangat lumrah saat wanita mengalami haid dua kali dalam sebulan.
Pasalnya, kondisi ini membuat seseorang mengalami penurunan kadar hormon.
Biasanya kondisi terjadi sekitar dua minggu setelah periode terakhir dan akan lebih teratur pada enam bulan ke depan.