TRIBUNJUALBELI.COM - Zaman modern ini, seolah-olah menikah dijadikan sebuah kewajiban untuk ditunaikan orang-orang yang telah cukup umur.
Usia ideal pernikahan adalah 25-30, karena dianggap belum terlalu terlambat untuk memiliki anak.
Baca: Wedding decoration & make up profesional banayak pilihan referensi untuk direquest.
Apalagi untuk seorang perempuan, menikah haruslah jangan mengulur-ngulur waktu.
Karena di Indonesia, wanita yang menunda pernikahan hingga berumur, tak jarang akan menuai stigma negatif.
Tahukah kamu apa yang akan terjadi jika kamu tidak kunjung menikah hingga usia 35 tahun?
Mungkin kamu terlalu menikmati kesendirianmu dan tidak pernah tertarik dalam sebuah pernikahan.
Dalam sebuah survei, banyak pria dan wanita yang belum menikah usia 35-40 tahun dan berasal dari latar belakang perkotaan mengakui mereka hampir kehilangan hasrat untuk menikah, dilansir dari Boldsky.
Beberapa dari mereka prioritas utama adalah karier dan pendidikan.
Jika mereka sudah terbiasa dengan tingkat kenyamanan tertentu, maka bisa jadi mereka menolak untuk keluar dari zona nyaman itu.
Namun, tak selamanya sendiri itu indah, kamu akan dihadapkan dengan beberapa fakta jika kamu telat menikah.
Belum juga gunjingan dan omongan dari kanan kiri, tentu bakal sangat mengganggu.
Fakta 1
Setiap hubungan pasti ada sebuah batas untuk berpisah, entah itu cerai atau meninggal.
Hal ini merupakan sebuah kendala untuk setiap pasangan yang bersifat mengikat.
Bila kamu sudah terbiasa hidup tanpa kendala semacam ini, pertanyaannya, apakah kamu benar-benar siap untuk tiba-tiba menikah dan hidup dengan keterbatasan itu?
Orang lain akan dengan mudah meragukanmu.
Fakta 2
Meskipun pernikahan memberi kegembiraan pada awalnya, hal itu juga bisa menimbulkan stres, beban, pasang surut, dan masalah lain.
Berbeda dengan melajang yang bebas stres dan beban, serta serba mandiri.
Nah, sekarang siapa yang akan mengobarkan kebebasan itu dengan menikah?
Fakta 3
Hidup lajang itu fleksibel, kamu bisa kemanapun sesuka hatimu.
Tabunganmu pun juga akan utuh tak tersentuh kebutuhan buat beli susu bayi atau keperluan rumah tangga lain.
Setiap keputusan yang kamu buat tak akan memengaruhi siapapun jika kamu hidup sendiri.
Fakta 4
Jika kamu masih lajang hingga usia setua ini, kamu akan memiliki banyak tingkat fokus dan energi untuk menjadi produktif dan hidup sesuai hasrat sendiri.
Fakta 5
Jika kamu jomblo terlalu lama, mungkin kamu benar-benar tidak akan tertarik untuk dikontrol pasngan setelah menikah.
Fakta 6
Setelah terbiasa hidup bahagia sendiri hingga usia 35, kamu akan membenci gaya hidup normal orang lain.
Hal ini berlaku terutama jika kamu melihat sepasang kekasih atau suami istri yang selalu bertengkar.
Doktrin tak mau hidup ribet dan frustasi pun mengakar di otak.
Fakta 7
Hal terbaik menjadi jomblo awet adalah kamu bisa pergi dan kencan dengan siapa saja dan kapan saja.
Mungkin inilah sebabnya banyak pria di perkotaan yang betah lama-lama melajang.
Menjadi lajang memang banyak hal yang bisa kamu dapatkan.
Dari yang positif hingga yang negatif tentunya akan datang pula.
So, keputusan ada di tangan kamu! (TribunStyle.com/Delta Lidina Putri)