TRIBUNJUALBELI.COM - Banyak orang yang melakukan perjalanan jauh mudik merasa tersiksa dengan kakai bengkak. Saat perjalanan pulang pun kaki akan bengkak lagi membuat lebih merasa tersiksa dan sakit kepala.
Memang jika kampung halaman cukup jauh, mau tidak mau dengan transportasi apa pun kita akan duduk lama berjam-jam untuk sampai ketempat tujuan kita, salah satu masalah yang banyak ditemukan tidak lain adalah kaki bengkak. Apa sebab sebenarnya?
Perjalanan jauh dan panjang kerap membuat sebagian orang tidak nyaman, bukan karena lelah, namun karena pembengkakak pada tungkai yang disebabkan oleh sumbatan pembuluh darah vena dalam.
Terlepas dari rasa nyeri di area tungkai yang membengkak, keadaan tersebut juga berisiko menimbulkan kematian mendadak apabila dibiarkan.
Sumbatan vena dalam merupakan kondisi di mana terbentuk bekuan darah di pembuluh vena tubuh, biasanya di tungkai, yang timbul apabila duduk (tidak bergerak) terlalu lama atau adanya kelainan medis yang mencetuskan terbentuknya bekuan.
Bekuan darah tersebut bisa lepas dari pembuluh vena tungkai kemudian mengikuti aliran darah balik ke seluruh tubuh.
Apabila bekuan sampai ke pembuluh vena paru-paru maka berisiko menimbulkan kematian.
Saat kaki diam dalam waktu yang lama (misalnya saat berkendara, tirah baring total) otot-otot tidak berkontraksi.
Akibatnya selama dalam perjalanan jauh, sering tampak pembengkakan pada pergelangan kaki, kaki, dan jari-jari kaki.
Ini disebabkan periode imobilisasi atau tidak bergeraknya anggota gerak dalam waktu yang lama.
Normalnya, gerakan otot-otot di tungkai dan kaki akan membantu pemompaan darah kembali ke jantung.
Ketika lama duduk, otot-otot akan tidak digunakan sehingga aliran darah dari jantung akan terkumpul di bawah dan kurang terpompa kembali menuju jantung.
Biasanya bengkak semacam itu akan timbul selama beberapa hari, dengan catatan apabila tidak ada kelainan lain.
Lalu bagaimana agar area kaki tidak bengkak meski melakukan perjalanan jauh?
Kita disarankan agar secara berkala menggerak-gerakkan tungkai dan kaki. Misalnya saat kendaraan berhenti, dengan cara keluar kendaraan kemudian berjalan-jalan.
Penumpang pesawat terbang jarak jauh akan lebih baik bila memilih duduk diaisle/ lorong, dengan begitu maka akan mudah untuk berdiri atau berjalan-jalan di lorong.
Apabila tidak dimungkinkan untuk berdiri, maka setidaknya adalah melakukan gerakan pada kaki dan ankle.
Contoh gerakannya antara lain dengan membuat lingkaran menggunakan ujung ibu jari, atau membuat gerakan seperti menulis huruf dengan ujung ibu jari kaki.
Selain itu bisa juga dengan menggerak-gerakkan jari-jari kaki ke atas dan ke bawah.
Merendam dengan air panas bukanlah solusi untuk masalah ini, kompres dingin justru lebih bermanfaat pada kaki yang terasa sakit.
Yang perlu diwaspadai, bila kita tidak sedang dalam kondisi duduk lama, kaki dan tangan bisa bengkak.
Dikhawatirkan kita mengalami sumbatan vena yang bisa berbahaya bagi kesehatan tubuh, bahkan berujung pada kematian.
Untuk memastikannya, dokter mungkin akan melakukan sejumlah pemeriksaan, termasuk pula pemeriksaan penunjang seperti ultrasonografi, pemeriksaan darah, venografi, hingga CT scan atau MRI.
Setelah dipastikan sebagai suatu sumbatan vena, maka obat antikoagulan (pengencer darah) serta penghancur bekuan darah akan diberikan
Sesungguhnya, sumbatan vena merupakan keadaan yang dapat dicegah. Kita dapat memulainya dengan mengubah pola hidup menjadi pola hidup sehat.
Berhenti merokok, mengurangi berat badan, mengontrol tekanan darah adalah solusi awal.
Bergeraklah lebih sering, termasuk saat sedang berada di perjalanan, minimal dengan mengontraksikan otot tungkai.
Hindari duduk dengan kaki menyilang dalam waktu yang lama dan waspadai konsumsi vitamin K tanpa anjuran.
Stoking kompresi juga dapat membantu mencegah pembekuan darah, digunakan sesuai indikasi.
Pada orang dengan risiko tinggi mengalami sumbatan vena, dokter akan memberikan obat-obatan untuk mencegah kejadian sumbatan vena. (*)
Artikel ini telah tayang di Health.Grid dengan judul Kaki Bengkak Pulang Pergi Mudik Lebaran, Berisiko Kematian Mendadak Bila Tak Diatasi